Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Jimly Asshiddiqie: Kita Butuh Pakar Hukum Tata Negara Adat

Published 08/10/2017 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Sumber: icmi.or.id

Bekasi, LiputanIslam.com– Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Prof Jimly Asshiddiqie menyampaikan gagasan akan pentingnya keberadaan pakar hukum tata negara adat di Indonesia sekarang ini. Menurut Jimly, pakar hukum tata negara adat dapat dijadikan sebagai profesi keilmuan yang baru di Indonesia dikarenakan minimnya perhatian terhadap sumber konstitusi dari sejarah kebudayaan.

“Nenek moyang kita adalah orang-orang yang hebat. Kita punya sejarah. Harus sadar sejarah kalau ingin menjadi bangsa yang besar,” ujarnya dalam diskusi buku karyanya yang berjudul “Konstitusi Kebudayaan dan Kebudayaan Konstitusi,” di Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (7/10).

Jimly menyatakan, bahwa hukum dan konstitusi yang ada saat ini di seluruh dunia merupakan produk dari kebudayaan. Kebudayaan yang ada, biasanya masih terkait dengan aspek turunannya. “Perilaku itu turun dari ide, ide datang dari bacaan, bacaan bisa datang dari mana-mana. Sehingga dengan demikian, dunia ide dan perilaku itu tidak berjarak,” jelasnya.

Menurut Jimly, sebaiknya sekarang ini kita fokus kampanye kebudayaan daripada terlalu sibuk kampanye politik. Ia mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bangga terhadap kebudayaan bangsa sendiri. “Ini harus jadi cita-cita, tujuan. Referensinya konstitusi sebagai pegangan tertinggi. Daripada kampanye politik, lebih bagus kampanye kebudayaan,” ungkapnya.

Tidak ada satu bangsa manapun, lanjutnya, yang maju dan modern saat ini yang melupakan tradisinya sendiri. Bahkan, mereka menjadikan kebudayaan leluhurnya sebagai referensi untuk inovasi ilmiah. Sebagai contoh, kita dapat melihat kemajuan yang dialami Cina dan India saat ini.

“Cina menulis buku selalu mengutip nenek moyangnya. Itu tradisi yang mereka pertahankan. India selalu menjadikan sejarah leluhurnya sebagai referensi karya-karya bukunya ditambah mengutip sejarah Yunani. Nah kita? Justru lupa, dan referensinya budaya luar,” terang Jimly. (Ar/ICMI).

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account