Sumber: kemenag.go.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, indeks kerukunan umat beragama (KUB) tahun 2019 mengalami peningkatan. Indeks berada pada  angka rata-rata nasional yakni 73,83, masuk kategori Rukun Tinggi.

“Angka ini meningkat jika dibanding hasil yang diperoleh tahun lalu, yaitu 70,90. Tapi masih rendah jika dibanding perolehan angka indeks tahun 2015, yaitu 75,36,” ucap Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi di Jakarta pada Rabu (11/12).

Namun begitu, Menag mengakui bahwa capaian itu memang masih dibawah tahun 2015. “Meskipun trend Indeks KUB menurun dibandingkan tahun 2015, tetapi dalam lima tahun terakhir, angka rata-rata Indeks KUB selalu berada di atas angka 70, atau pada kategori tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, ada tiga hal yang digunakan untuk mengukur tingkat kerukunan. Ketiga hal itu ialah toleransi, kesetaraan, dan kerjasama di antara umat beragama. Hasil survei menunjukkan, kerjasama dengan skor 75,40; dimensi toleransi dengan skor 72,37; dan dimensi kesetaraan dengan skor 73,72.

Baca: Presiden Jokowi Tegaskan Kartu Pra Kerja Bukan Gaji

“Ini artinya selama kurun lima tahun terakhir, kondisi kerukunan kita dalam kondisi baik. Meski demikian, kita perlu mencari tahu, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kerukunan umat beragama dan berusaha untuk meningkatkannya,” tandasnya. (aw/kemenag/tirto).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*