Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Gus Yahya: Kita Bersyukur Lahir di Indonesia

Published 28/09/2018 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Sumber: nu.or.id

Mojokerto, Liputanislamcom– Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengungkapkan bahwa kita mesti bersyukur karena lahir dan hidup di Indonesia. Keadaan geopolitik dan ekonomi Indonesia cenderung stabil dan terkendali. Bahkan dalam sejarah, peradaban kemanusiaan Indonesia dari abad ke abad selalu mengarah pada peradaban yang manusiawi (Peradaban yang baik).

“Semenjak zaman Majapahit, Wali Songo, Jaman Kolonial, Orde Lama, Orde Baru, Hingga orde Reformasi saat ini, peradaban bangsa kita masih ada di trak yg terkendali,” ucapnya pada acara dialog dengan santri di Pesantren Al-Amin, Sooko, Mojokerto Jawa Timur, pada Kamis (27/9).

Menurut Gus Yahya kondisi Indonesia cukup stabil dibanding dengan negara lain. Bahkan dunia hari ini menghadapi berbagai dinamika peradaban. Dampak dari perang dagang Internasional telah memimbulkan banyak negara yang terpuruk. Salah satu contohnya adalah Venezuela.

“Negara ini masih belum mampu bangkit dari keterpurukan runtuhnya nilai mata uang, hingga masyarakat Venezuela memilih sistem barter dalam transaksi ekonominya,” terangnya.

Begitu juga keadaan Timur Tengah, lanjutnya, terus terjadi konflik yang tidak berkesudahan. “Masalah ideologi juga menjadi sebuah masalah tersendiri dalam peradaban dunia saat ini. Gejolak perang di Timur Tengah yang kita tidak pernah tahu kapan perang itu akan di akhiri,” ujar Gus Yahya.

Terkait persoalan ideologi, sebenarnya Indonesia juga pernah mengalaminya, yakni ketika ideologi Partai Komunis Indonesia (PKI) berlawanan dengan ideologi negara (Pancasila). “Penumpasan gerakan makar PKI tahun 1965 dan berbagai gerakan yg menggangu hubungan berbangsa, NU selalu hadir meyelesaikan problematikanya,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Gus Yahya juga mendorong kiai-kiai NU dan warga NU (Nahdliyin) untuk menjadi yang terdepan dalam mengawal peradaban menjadi lebih manusiawi. Para kader NU bisa benar-benar menjadi penentu arah dan tujuan dari peradaban masa depan Indonesia dan dunia. (ar/NU Online).

 

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account