Direktur WHO: Corona Mirip Influenza, Bedanya Hanya Penularan dan Dampak

0
318

Sumber: Gontor News

LiputanIslam.com — Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa virus corona (Covid-19) dan virus influenza memiliki kemiripan pada beberapa hal dan berbeda dari segi kemampuan menular serta dampak yang ditimbulkan.

Tedros dalam keterangannya kepada media pada Selasa petang waktu Swiss sebagaimana dikutip dalam laman resmi WHO di Jakarta, Rabu dinihari, kemiripan dari corona dan influenza ialah keduanya sama-sama menularkan melalui percikan kecil cairan dari hidung ataupun mulut seseorang yang sedang sakit.

Meski memiliki beberapa kesamaan, menurut Tedros, terdapat sejumlah perbedaan yang mendasar antara kedua virus.

Tedros mengatakan corona tidak seefisien virus influenza dalam menular dari manusia ke manusia. Terjadinya penularan pada virus influenza sering kali dari orang yang terinfeksi tapi belum sakit, kepada orang lain. Sedangkan corona tidak bisa banyak melakukan hal tersebut.

Perbedaan lain antara corona dan flu musiman, yaitu bahwa virus baru ini menyebabkan gangguan kesehatan yang lebih parah daripada virus influenza musiman.

“Ketika banyak orang secara global telah membangun kekebalan tubuh terhadap jenis flu musiman, COVID-19 adalah virus baru yang mana tidak ada orang yang memiliki kekebalan. Itu berarti lebih banyak orang yang rentan terhadap infeksi dan beberapa akan menderita penyakit parah,” kata Tedros.

Baca juga: Kadinkes DKI Jakarta: Corona Tidak Seberbahaya SARS dan MERS-COV

Secara global, sekitar 3,4 persen kasus corona yang dilaporkan menyebabkan kematian. Sebagai perbandingan, flu musiman bisa menyebabkan kematian lebih kecil dari satu persen.

Perbedaan lainnya antara flu musiman dan corona adalah bahwa virus influenza tidak mungkin dikendalikan dan corona sangat mungkin dikendalikan. Tedros menegaskan bahwa setiap negara harus melacak riwayat kontak pasien corona untuk mencegah terjadinya infeksi dan menyelamatkan nyawa banyak orang.

Dia menegaskan bahwa perbedaan antara corona dan influenza membuat penanganan terhadap dua virus menjadi berbeda. Namun ada kesamaan antara keduanya yang membuat negara-negara di dunia tidak harus berjuang melawan virus dari nol. (Ay/Antara)

DISKUSI: