Delegasi Pakistan Tertarik Konsep Penddidikan Kesetaraan Indonesia

0
64

Sumber: kemenag.go.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Delegasi Pakistan yang terdiri dari Sekretaris Kementerian Pendidikan Federal,  Staff dari Negara Federal Provinsi Balochistan dan Sindh, Koordinator dari JICA-AQAL Project, dan Dekan Fakultas Pendidikan dari Allama Iqbal Open University Islamabad sengaja datang ke Indonesia karena tertarik dengan konsep pendidikan kesetaraan di Indonesia.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementerian Agama (Kemenag), Ahmad Zayadi menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, kegiatan benchmarking yang diinisiasi JICA dalam upaya melihat pendidikan kesetaraan yang telah dilakukan seribu lebih pesantren salafiyah di Indonesia.

“Yang di Bandung nanti itu adalah salah satu contoh layanan pendidikan kesetaraan yang diselenggarakan oleh pesantren,” ujarnya di Jakarta, seperti dilansir kemenag.go.id, pada Selasa (12/03).

Ahmad Zayadi menjelaskan, pendidikan kesetaraan di pesantren salafiyah melayani kelompok masyarakat yang belum terjangkau oleh layanan pendidikan formal. “Jadi, melayani yang belum terlayani,  reach the unreach, menjangkau yang selama ini belum terjangkau oleh layanan pendidikan formal,” terangnya.

Sementara Kepala Penasihat JICA-AQAL Pakistan Chiho Ohashi menjelaskan bahwa  Pakistan merupakan negara terbesar kedua setelah Nigeria, terkait angka putus sekolah. “Untuk itulah kunjungan ini dirancang untuk belajar membuat kebijakan, standar kurikulum secara efisien pada usia sekolah dasar dan menengah,” tandasnya. (aw/kemenag).

DISKUSI: