Buya Syafii: Virus Intoleransi Dapat Rusak Persatuan Bangsa

0
50

Sumber: ksp.go.id

Yogyakarta, LiputanIslam.com– Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Ahmad Syafii Maarif (Buya Syafii) mengatakan bahwa bibit-bibit atau virus intoleransi masih terjadi di Indonesia. Bahkan sudah masuk ke dunia pendidikan, yakni sekolah dan perguruan tinggi. Buya mengingatkan, jika intoleransi tetap dibiarkan, maka akan dapat merusak kebhenikaan dan persatuan bangsa.

Demikian hal itu disampaikan Buya Syafii pada Pelatihan Pengawas Sekolah Program Memperkuat Peran Auditor dan Pengawas Sekolah dalam Mempromosikan Toleransi dan Mulikulturalisme, di Sleman, Yogyakarta, pada Selasa (26/3).

“Pendidikan multikulturalisme semakin penting dalam era ini, tekankan terus agar tidak mengkhianati sumpah pemuda karena virus intoleransi itu muncul karena mungkin ada rantai pendidikan yang terputus,” katanya.

Menurut Buya, intoleransi dapat diatasi dengan salah satu caranya menguatkan pendidikan agama. Tentunya, pendidikan agama yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan atau kognitif, tapi juga berorientasi pada aspek afektif, etika, dan rasa.

“Afektif, etika, dan rasa, ini menjadi sangat penting. Sebab, selama ini (pendidikan agama) lebih ke otak untuk diisi, tapi hati dibiarkan telantar,” ungkapnya.

Dengan pendidikan agama, maka intoleransi dapat diredam. “Sehingga anak-anak kita mengerti Muslim itu orang yang lapang dada, toleran. Perbedaan bukan untuk memicu melainkan untuk menangkal radikalisme di sekolah,” tandasnya. (aw/republika).

DISKUSI: