Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Buya Syafii Ajak Waspadai Teologi Maut

Published 09/04/2017 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Sumber: Detik.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 1998-2005 Ahmad Syafii Maarif mengingatkan semua bangsa Indonesia untuk mewaspadai teologi maut yang semakin meresahkan akhir-akhir ini. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan di seminar dan lokakarya ‘Indonesia di Persimpangan Negara Pancasila Vs Negara Agama’ di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (8/4/).

Menurut Buya Syafii, para penganut paham teologi maut biasanya berkarakter anti-toleransi,  memiliki sifat atau kecenderungan paling merasa benar.  Juga selalu berpikir menuju kematian yang syahid, tanpa menjalani kehidupan yang baik. Bahkan, para penganut paham teologi maut  itu berani menempuh jalan ekstrem seperti mengakhiri hidup demi membela ajarannya.

Buya Syafii mengingatkan, agar negara tidak boleh kalah. Karena paham teologi maut itu berani mati, tapi tidak berani hidup. “Saya katakan, ini teologi maut. Teologi maut itu sebuah teologi yang mengajarkan bahwa berani mati tapi tidak berani hidup. Memonopoli kebenaran. Negara tidak boleh kalah,” ucapnya.

Buya meminta kepada penegak hukum untuk tidak membiarkan praktik intoleransi yang terjadi di Indonesia. Menurutnya, sebenarnya kelompok-kelompok itu berjumlah kecil, tapi bersuara lantang. “Ada misleading fanatism. Karena kesenjangan begitu tajam. Kelompok sempalan yang ingin ganti Pancasila ini kecil, tapi bersuara lantang, harus dihadapi, aparat harus jeli, harus punya kepekaan,” katanya.

Buya mengingatkan bangsa Indonesia agar mengambil pelajaran dari kondisi Suriah, Irak Afghanistan, Libya, dan Mesir. Kehancuran itu semua karena paham teologi maut yang membuat bangsa itu rapuh dari dalam. “Walau (kondisi) kita masih jauh (lebih baik) dari Suriah, kalau nggak hati-hati, bahaya,” katanya, “Kita boleh menyalahkan Amerika, menyalahkan Barat, tetapi Barat itu masuk ke dalam karena keadaan masyarakat (Suriah, Irak, dan lain-lain) rapuh dari dalam,” ungkapnya. (Ar/Kompas/Detik/Liputan6).

 

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

Israel Tak Lagi Pamerkan Penerbangan dan Pendaratan Jet F-35 Setelah Diserang Iran

By Muhammad
Timur Tengah

Erdogan Mengaku akan Mengundang Bashar Al-Assad ke Turki

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Sebut Lebanon akan Jadi Neraka bagi Israel Jika Pecah Perang

By Muhammad
Timur Tengah

Media Israel Mewanti Skenario Iran Dekat Mesir

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account