Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Berbanggalah Dengan Pencak Silat Indonesia

Published 29/01/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Pencak Silat/Bandung.Panduanwisata.id
Pencak Silat/Bandung.Panduanwisata.id

LiputanIslam.com – Pencak Silat Indonesia telah lama dikenal di dunia internasional. Gaungnya bahkan telihat setelah kesuksesan sekuel film The Raid yang menampilkan Iko Uwais sebagai pemeran utamanya. Unjuk keterampilan gerak tubuh Iko Uwais dalam filmnya, sukses memukau dunia perfilman karena mampu menyuguhkan seni bela diri Pencak Silat yang berbeda dengan seni beladiri asal negeri tirai bambu, Kungfu.

Meskipun memiliki keragaman dari beberapa perguruan pencak silat dari seluruh Indonesia, namun pencak silat Indonesia memiliki benang merah yang merupakan ciri khas seni bela diri Indonesia yang bisa dilihat secara kasat mata melalui kuda-kudanya.

Pencak Silat merupakan bela diri yang berasal dari Indonesia. Secara umum pencak silat dikenal di negara-negara Association of South East Asian Nation (ASEAN) seperti Malaysia, Brunei Darusalam, Singapura, Filipina selatan dan Thailand Selatan sesuai dengan penyebaran suku bangsa Nusantara, seperti dilansir dari tribunnews.com.

Selain negara-negara ASEAN tersebut ternyata negara lain seperti Jepang, Australia, Belanda, Jerman dan Amerika Serikat juga tertarik untuk mempelajari bela diri khas Indonesia ini. Semua pesilat dari negara-negara tersebut jika ingin naik sabuk ke kelas khusus satu sampai tingkatan paling atas harus berkunjung ke Yogyakarta, Indonesia untuk ujian kenaikan sabuk pencak silat.

“Karena pencak silat adalah seni bela diri asal Indonesia, maka semua pesilat dari seluruh negara-negara lain yang ingin naik kelas sabuk khusus satu hingga tingkat yang paling tinggi harus datang ke Yogyakarta buat ujian kenaikan kelas,” kata Noor Wikas yang aktif sebagai pelatih di Perguruan Pencak Silat Bela Diri Tangan Kosong (PPS Betako) Merpati Putih ini.

“Dalam pencak silat ada sabuk tingkatannya yaitu, pasar satu, pasar dua, balik satu, balik dua, kombinasi satu, kombinasi dua, dan khusus satu. Mulai dari kelas khusus satu warna merah jingga kuning hijau biru nila hingga ungu ujian kenaikan sabuk itu hanya ada di perguruan pusat di Yogyakarta Indonesia, “ujarnya, Selasa (27/1/2015).

Selain dipelajari oleh negara asing seni beladiri juga dipelajari dan diperlombakan dalam SEA Games serta dipelajari dalam berbagai kesatuan dalam keaatuan Polisi Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia dan Komandan Pasukan Khusus (Kopasus). Kita harus bangga dengan seni beladiri asli negara Indonesia.

Kita harus merawat dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia salah satunya pencak silat, sehingga bisa lestari dan tidak di klaim oleh bangsa lain, bahkan meskipun dipelajari oleh bangsa lain, sepatutnya negeri inilah yang bisa terus menjadi pusat pencak silat di seluruh dunia. (fie)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account