Anggota DPR Minta Pemerintah Atasi Kelangkaan Masker dan Antiseptik

0
216
Sumber: Alinea

Sumber: Alinea

LiputanIslam.com — Anggota Komisi V DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Kolfidus meminta pemerintah segera mengambil tindakan, untuk mengatasi kelangkaan masker dan antiseptik.

“Salah satu cara mencegah penyebaran Virus Corona adalah menggunakan sejumlah alat, dan bahan untuk melindungi diri, seperti masker dan antiseptik, sayangnya barang ini semakin langka, bahkan hilang dari tempat-tempat penjualan,” kata Emanuel Kolfidus di Kupang, Jumat (20/3).

“Apakah karena stok barangnya habis ataukah karena ada orang yang ingin mengail keuntungan di tengah situasi ini,” katanya dalam nada tanya.

Dengan demikian, maka negara harus berdiri untuk mengendalikan situasi ini, kata Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT ini.

Menurut dia, langkah yang bisa dilakukan pemerintah antara lain adalah, memerintahkan penjual masker dan antiseptik untuk tidak opnamekan barang di gudang, tetapi harus menjual dengan sistem penjatahan supaya semua orang bisa mengakses.

Selain itu, pemerintah harus juga melakukan langkah-langkah untuk penyediaan stok, dimana dapat mencontoh apa yang dilakukan Pemerintahan Kota Surabaya, katanya menambahkan.

Baca juga: Cegah Sebaran Covid-19, PMI Depok Semprotkan Disinfektan ke Fasilitas Publik

Sementara, di tengah kelangkaan masker di dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan terjadi peningkatan nilai ekspor untuk beberapa produk non migas, masker salah satu komoditas yang kenaikan ekspornya sangat tajam.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Yunita Rusanti menjelaskan, masker masuk dalam kategori HS 63 atau barang tekstil lainnya. Kode lengkap HS masker adalah HS 63079040.

“Barang tekstil lainnya jumlah ekspor naik 72 juta dollar AS, itu komoditas masker masuk,” ujar Yunita di Jakarta, Senin (16/3/2020). (Ay/Antara/Kompas)

DISKUSI: