Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Achmad Subagio Diganjar Penghargaan Karena Singkong

Published 06/02/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
singkong (1)
image reps-id.com

Jakarta, LiputanIslam.com – Singkong atau ketela sangat lekat dengan bangsa Indonesia. Beberapa makanan khas daerah Indonesia bahkan banyak yang berasal dari singkong. Sebut saja colenak dan peuyeum yang telah melalui proses fermentasi. Berkat singkong itulah Prof Achmad Subagio, pria asal Jember, Jawa Timur, mendapatkan penghargaan Cipta Lestari Kehati karena telah mengelola sumber pangan lokal di lahan-lahan marjinal, menjadikan lahan kritis menjadi hidup kembali salah satunya adalah menanaminya dengan singkong.

Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, singkong adalah makanan kelas dua. Namun, bagi Profesor Achmad Subagio singkong sudah sangat dekat dan menjadi bagian hidupnya di masa kecil, seperti dilansir dari antaranews.com.

Dalam gambaran besar Subagio, Indonesia adalah negara besar dengan jumlah penduduk yang terus bertambah. Kenyataan ini tentunya akan memunculkan kebutuhan pangan yang besar. Jika hanya bergantung pada beras, maka negara ini akan terus menerung melakukan impor.

“Diperlukan sumber pangan alternatif,” ujarnya.

Agar memberikan hasil yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan pangan, sumber pangan alternatif tersebut harus mampu tumbuh di lahan marjinal (lahan-lahan kritis atau lahan yang tidak digarap dengan baik). Menurut data yang dia pegang, lahan kurang subur itu ada sebanyak 60% dari total lahan yang dimiliki Indonesia.

Untuk memanfaatkan lahan kritis tersebut, Subagio tidak hanya menggunakan komoditas singkong saja. Dia juga membudidayakan kacang koro sebagai alternatif protein masyarakat. Beragam jenis koro mampu tumbuh di lahan kering dan cenderung kurang subur. Kacang koro juga bisa menjadi pengganti kedelai dalam pembuatan tempe, panganan yang sudah sangat familiar dengan lidah masyarakat Jawa

Melalui upaya mengelola singkong dari hulu sampai hilir, Subagio sebenarnya telah memberikan pilihan terhadap terwujudnya kedaulatan pangan Indonesia. Esensi kedaulatan adalah mandiri, yaitu menggunakan produk lokal sehingga tidak bergantung pada impor. Saat ini, dia terus mengeksplorasi lahan-lahan marjinal untuk dapat menanam singkong dan koro-koroan. Seperti yang dia lakukan di pesisir pantai Jember yang teksturnya sangat berpasir. Beberapa jenis singkong dan koro berhasil tumbuh, hal ini menunjukkan harapan baru bagi sumber pangan Indonesia. (fie/antara)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account