180 Negara Lebih Peringati Earth Hour Kemarin

0
132

LiputanIslam.com — Lebih dari 180 negara memperingati Earth Hour 2020 secara virtual dalam jaringan Sabtu (28/3) kemarin pada pukul 20.30-21.30. Peringatan ini dalam rangka pemerintah, masyarakat, dan figur publik bersatu memberikan dukungannya untuk alam dan manusia melalui https://www.earthhour.org/voice dalam rangka menyambut Hari Bumi di bulan April nanti.

“Kami sangat prihatin dan berduka dengan adanya wabah virus corona di dunia dan di Indonesia. Selain terus berjuang bersama tenaga kesehatan untuk melawan COVID-19 ini, kita juga wajib memaknai musibah ini sebagai pengingat bahwa ketidakseimbangan dan kesehatan bumi kita sudah dalam kondisi sangat memprihatinkan,” kata Acting CEO WWF-Indonesia Lukas Adhyakso dari keterangan tertulisnya diterima di Jakarta, Jumat (27/3).

Peringatan tersebut dengan pemadaman lampu atau dikenal dengan switch-off pada 2007, Kampanye Global Earth Hour telah berkembang menjadi salah satu gerakan akar rumput terbesar di dunia.

Baca juga: Minggu Dini Hari, Gunung Merapi Meletus Lagi

Indonesia melaksanakan peringatan Earth Hour dengan mengadakan ragam kegiatan virtual dalam jaringan atau daring bertajuk “Earth Hour di Rumah”.

Kondisi alam yang terus terdegradasi saat ini menuju pada tingkat yang mengkhawatirkan. Hal ini, menurut dia, mendorong kampanye Earth Hour 2020 berfokus pada pentingnya menekan laju penurunan keanekaragaman hayati demi kesehatan bumi dan kesejahteraan mahluk hidup di dalamnya.

Sebanyak 33 kota di Indonesia telah akan berpartisipasi mengikuti aksi Earth Hour 2020 secara virtual kemarin. Sejumlah kantor pemerintah di Kota Administrasi Jakarta Selatan pun memadamkan lampu selama Jam Bumi atau Earth Hour berlangsung kemarin.

Pemadaman lampu itu merupakan kampanye global untuk mengajak individu, komunitas, praktisi bisnis, dan pemerintah di seluruh dunia untuk mematikan lampu dan alat elektronik selama satu jam. (Ay/Antara)

DISKUSI: