Usai Putusan ICC, Israel Urungkan Hasrat Caplok Lembah Yordan

0
144

Tel Aviv, LiputanIslam. Com—Israel dilaporkan telah menghentikan rencana Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk menganeksasi Lembah Yordan setelah Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) memutuskan untuk menggelar penyelidikan atas dugaan kejahatan perang para pasukan Israel di wilayah pendudukan Palestina.

Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth melaporkan pada Selasa (24/12) kemarin,  bahwa pertemuan pertama komite antar-menteri terkait aplikasi “kedaulatan” Israel atas Lembah Yordan telah dibatalkan, beberapa jam sebelum kegiatan itu dimulai.

“Keputusan jaksa penuntut di Den Haag membuat rencana pencaplokan Lembah Yordan akan segera dibekukan,” kata narasumber yang tidak disebutkan namanya kepada harian Israel itu.

Baca: Zakharova: Sekjen PBB Hanya Bungkam terhadap Pelanggaran AS

Sebelumnya, Komite Antar-menteri telah ditugaskan untuk merumuskan langkah-langkah pencaplokan rezim Tel Aviv di Lembah Yordan.

Pada Jumat pekan lalu, Kepala Jaksa ICC Fatou Bensouda mengatakan pemeriksaan pra-investigasi terhadap kejahatan perang Israel di Palestina dibuka pada 2015 silam. Pemeriksaan itu dikabarkan telah memberikan informasi yang cukup untuk dimulainya sebuah investigasi.

Pada September jelang pemilihan umun Israel, Netanyahu bersumpah bahwa jika terpilih kembali, ia akan segera mencaplok Lembah Jordan, sebidang tanah subur yang meliputi seperempat wilayah Tepi Barat.(fd/Presstv)

DISKUSI: