Sumber: The Defense Post

Damaskus, LiputanIslam. Com—Seorang penasihat senior Presiden Suriah Bashar al-Assad, Bouthaina Shaaban, mengatakan bahwa Damaskus berencana mengajukan gugatan terhadap Washington karena telah menjarah sumber daya minyak Suriah.

Ia mengatakan Amerika Serikat (AS) tidak memiliki hak atas minyak Suriah, dan negara Arab akan menuntutnya atas tuduhan pencurian sumber daya minyak.

Shaaban memperingatkan AS tentang kemarahan rakyat terhadap kehadiran pasukan Amerika di ladang minyak Suriah, dan bersikeras agar semua penjajah asing keluar, baik teroris, Turki atau Amerika.

Baca: Penasihat Assad: AS Halang-halangi Rekonstruksi Suriah

Sementara itu,  Menteri Luar Negeri Suriah Walid al-Muallem mengatakan pada Senin bahwa negaranya sedang menghadapi penjarahan terstruktur oleh Amerika Serikat, yang berkonspirasi untuk menghalangi upaya kontra-terorisme oleh pemerintah Damaskus.

Bulan lalu, Suriah telah melaporkan perbuatan AS ke PBB. Namun,  lembaga dunia itu tetap tak memberikan respon yang berarti. (Fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*