Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

#ShameOnYouSBY Lenyap, Pemerintah Bungkam Suara Publik?

Published 27/09/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
meme di media sosial
meme di media sosial

Jakarta, LiputanIslam.com—Hastag #ShameOnYouSBY yang telah 2 hari menempati urutan teratas trending topic di Twitter pada tengah malam (27/9/2014), tiba-tiba menghilang. Namun netizen tidak kehabisan akal, dan mengganti hastag dengan #ShameByYou. Hastag baru ini menunjukkan inisial SBY, dan langsung kembali menempati posisi puncak trending topic.

Mengapa #ShameOnYouSBY menghilang?

Seperti dikutip dari The Next Web, Twitter dapat menghapus suatu konten di situs milik mereka. Twitter tidak menerapkan sistem sensor otomatis, tapi mereka akan mempraktikkannya saat ada permintaan resmi dari pihak berwenang.

“Jika kami menerima permintaan dari entitas yang berwenang, dimungkinkan untuk menghapus atau menahan akses terhadap konten tertentu di suatu negara kapan saja.”

Dalam kebijakan Twitter,  pemerintah atau lembaga negara tertentu memang dapat mengajukan keberatan terhadap konten atau akun tertentu. Jika memenuhi aturan yang berlaku, Twitter bisa menghapus, meredam atau menahan akses terhadap konten seperti halnya yang terjadi dengan #ShameOnYouSBY.

Seperti dilansir Beritasatu.com, Twitter memang tidak mensensor #ShameOnYouSBY tapi atas permintaan pemerintah Indonesia hashtag tersebut dimungkinkan untuk hilang dari trending topics global karena dianggap telah memenuhi syarat yang ada diminta Twitter di situs mereka.

Akibat adanya ‘penghilangan paksa’ terhadap hastag #ShameOnYouSBY, netizen semakin marah karena dianggap pemerintah tengah mencoba membungkam suara mereka.

Farhan Fauzan, melalui akunnya ‏@FarhanIkverz menulis, “Jika pergerakan adalah sebuah kebodohan, biarkanlah kebodohan itu ada pada kami, karena diam bukan lagi emas. #ShamedByYou #ShamedByYou.”

Hari ini, pemerintah telah menunjukkan ‘kesaktiannya’, berupa wewenang untuk menutup  dan memblokir konten yang beredar di internet. Hanya saja, mengapa hingga hari ini, berbagai situs-situs radikal penghasut dan pengadu domba, penyebar kebencian dengan menggunakan isu-isu SARA, hingga situs anti-Pancasila dan NKRI, masih dibiarkan eksis menyebarkan ideologinya? (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account