Rouhani: Darah Para Komandan akan Perkuat Hubungan Iran-Irak

0
186

Presiden Iran, Hassan Rouhani (kiri) sedang berjabatan tangan dengan Presiden Irak, Barham Salih. Sumber: Presstv

Tehran,LiputanIslam.com—Presiden Iran, Hassan Rouhani, telah menyampaikan kepada rekan Iraknya, Barham Salih, lewat panggilan telfon bahwa hubungan kedua negara akan tetap akrab meskipun para komandan mereka telah terbunuh oleh Amerika Serikat (AS).

Seperti yang telah diberitakan oleh berbagai media, militer AS di bawah perintah langsung Presiden Donald Trump telah menyerang beberapa kendaraan yang ditumpangi Jenderal Qassem Soleimani, komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Abu Mahdi al-Muhandis, wakil komandan Unit Mobilisasi Populer Irak (PMU), dan 10 orang lainnya.

Bahkan, Rouhani menegaskan kepada Salih pada Minggu malam (4/1) bahwa darah para syuhada itu akan membuat hubungan Iran-Irak menjadi lebih dekat.

“Darah para komandan yang luar biasa itu telah membuka babak baru perkembangan di kawasan. Kejadian ini akan memperkuat hubungan antara kedua negara,” ucap Presiden Iran tersebut.

Baca: Jubir Tentara Irak, Pergerakan AS di Udara dan Daratan Irak telah Dibatasi

Rouhani juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah dan bangsa Irak karena telah menggelar prosesi yang masif untuk para syuhada. Ia menyebut, ramainya rakyat Irak yang memenuhi jalanan di Baghdad, Najaf, dan Karbala telah meringankan rasa sakit yang sedang dialami oleh bangsa Iran.

“Pemerintah dan rakyat Irak telah melalui hari-hari yang sulit dan saya berharap berbagai upaya dari pemerintah Irak bisa segera memberikan keamanan, stabilitas, dan kesatuan nasional di Irak,” jelas Rouhani. (fd/Presstv)

 

 

DISKUSI: