Sumber: Presstv

Khartoum,LiputanIslam.com—Perdana Menteri Sudan yang baru, Abdalla Hamdok, mengatakan bahwa konflik Yaman tak memerlukan solusi militer seperti yang dilakukan oleh Agresi pimpinan Arab Saudi sejak Maret 2015.

“Terkait Yaman, kami katakan bahwa solusinya harus lewat jalur politik, bukan militer,” ucapnya pada Minggu (8/12) kemarin, usai kembali dari Washington.

Kepada para wartawan ia bersumpah akan menarik pasukannya keluar dari koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman dan mengatakan dukungan Sudan hanya akan diberikan lewat jalur politik.

Hamdok juga menegaskan bahwa dirinya memiliki kekuasaan penuh untuk menarik pulang sisa-sisa pasukan Sudan di Yaman.

Baca: Yaman Klaim Punya Daftar Target-target Militer Israel

Sudan adalah salah satu negara kontributor utama dalam koalisi Saudi di Yaman. Namun, Hamdok sempat membeberkan bahwa pasukannya saat ini hanya berjumlah 5.000 personil, jauh berkurang dari angka sebelumnya yang mencapai 15.000.

Di saat para pejabat Sudan tak mau mempublikasikan korban militernya di Yaman, para pasukan Yaman justru mengklaim total 4.253 pasukan Sudan telah terbunuh di Yaman.

Awal tahun ini, Uni Emirat Arab (UEA), partner utama Arab Saudi dilaporkan akan menarik sejumlah besar pasukannya dari Yaman.

Menurunnya semangat koalisi pimpinan Arab Saudi dan serangan balasan yang semakin kuat dari pasukan Yaman memaksa kerajaan itu untuk mulai menempuh upaya negosiasi dengan kelompok Houthi untuk mengakhiri konflik Yaman.

Kerajaan Arab Saudi bersama para sekutunya telah melakukan kampanye mematikan ke Yaman sejak Maret 2015. Tujuannya adalah untuk mengembalikan kekuasaan Abd Rabbuh Mansur Hadi, rekan Arab Saudi, dan menghancurkan kelompok Houthi.

Namun, sampai saat ini agresi militer itu tak kunjung membuahkan hasil. Di satu sisi, korban jiwa yang disebabkan akibat perang, menurut laporan ACLED telah mencapai 100.000 jiwa. Dampak konflik ini belum termasuk rusaknya infrastruktur dan krisis kemanusiaan yang terjadi di Yaman. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*