Perusahaan AS Akui Sistem Data Iron Dome Israel Kebobolan, Tuduh Cina Pelakunya

0
338

Sumber: National Interest

Washington, LiputanIslam. Com—Sebuah perusahaan AS menuduh Cina telah mencuri data teknis  sistem rudal Iron Dome dari komputer Israel.

Penulis keamanan dunia maya, Brian Krebs, mengatakan Cyber ​​Engineering Services (CyberESI) yang berbasis di Maryland telah mendeteksi pencurian siber.

“Antara 10 Oktober 2011 dan 13 Agustus 2012, para penyerang yang diduga beroperasi dari luar negeri telah meretas jaringan tiga perusahaan teknologi pertahanan top Israel, termasuk Grup Elisra, Industri Dirgantara Israel, dan Sistem Pertahanan Canggih Rafael,” Krebs menulis.

“Dengan memanfaatkan infrastruktur komunikasi rahasia yang dibuat oleh para peretas, CyberESI menetapkan bahwa para penyerang telah mengeksfiltrasi sejumlah besar data dari tiga perusahaan,” tambahnya.

Baca: Intelijen Saudi Propagandis Normalisasi Hubungan dengan Israel

Iron Dome telah dikembangkan bersama oleh perusahaan Amerika Raytheon dan perusahaan Israel Rafael. Iron Dome diklaim mampu mendeteksi, menilai, dan mencegat berbagai sasaran jarak dekat seperti roket, artileri, dan mortir.

Sistem ini awalnya dikembangkan untuk melawan roket-roket kecil yang Hamas dan kelompok-kelompok perlawanan Palestina lainnya tembak ke wilayah-wilayah pendudukan Israel sebagai pembalasan atas kejahatan rezim terhadap Palestina. (Fd/Presstv)

DISKUSI: