Persi: Tunggakan BPJS Kesehatan ke Rumah Sakit Capai Rp 6,5 Triliun

0
113

Sumber: sindonews.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) menyebutkan, tunggakan BPJS Kesehatan kepada seluruh rumah sakit mitra mencapai Rp 6,5 triliun. Hal ini berdampak pada arus kas keuangan.

Anggota Anggota Kompartemen Jaminan Sosial Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Odang Muchtar mengatakan, pemerintah harus segera menutup tunggakan tersebut. menurutnya, Jika tunggakan tidak segera ditutupi, maka akan berpoetensi stunting.

Baca: Iuran Jadi Persoalan utama Defisit BPJS Kesehatan

“Kalau rumah sakit itu ditunggak lebih dari 4 bulan itu berpotensi stunting.” ujarnya, Kamis (12/9).

Dia menuturkan, beberapa perusahaan pemasok obat terpaksa menghentikan kiriman obat kepada rumah sakit karena mereka belum membayar tunggakan obat. Dia meminta agar pemerintah membayar tunggakan BPJS Kesehatan tidak lebih dari 4 bulan.

“Tunggakan yang ada sekarang bagaimana dalam waktu sesingkat-singkatnya segera dibayar,” tuturnya.

Dia menyampaikan, BPJS kesehatan sering kali menunggak pembayaran JKN selama 4 bulan. Padahal, rumah sakit membutuhkan uang tunai untuk operasionalnya.

“Perhatian kita segera lah bisa bayar tunggakan BPJS Kesehatan terpenuhi sampai obat kita distop supplier obat,” ucapnya.

Menurutnya, kenaikan iuran BPJS Kesehatan bakal meningkatkan kemampuan BPJS Kesehatan dalam memenuhi kewajibannya kepada rumah sakit mitra.

“Kalau iuran naik darah BPJS Kesehatan juga baik, ya mereka bayar lebih bagus,” kata dia.

Dalam hal ini, dia meminta Ombudsman mendorong BPJS Kesehatan atau Kementerian Keuangan agar sesegera mungkin membayar tunggakan program JKN. (sh/kompas/cnnindonesia)
 

DISKUSI: