Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Pemerintah Siap Impor 600 Ribu Ton, Gula Petani Terancam Tak Laku

Published 17/12/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE
petani gula
foto: okezone

Jakarta, LiputanIslam.com — Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) menolak keras keputusan pemerintah untuk impor gula rafinasi sebanyak 600 ribu ton untuk memenuhi kebutuhan industri makanan minuman. Pasalnya, hal ini membuat gula yang dijual petani lokal tidak laku.

“Petani dari timur sampai barat, kalau dikumpulkan stok gula ada 400 ribu ton, tapi sayangnya enggak ada yang beli karena pembeli takut, kalau mereka beli nanti takut tidak terserap pasar,” ujar Ketua Umum APTRI, Soemitro Samadikoen, seperti dilansir okezone.com.

Soemitro menjelaskan bahwa ini protes yang mereka lakukan, baik ke Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan, tidak mendapat respons yang positif. (Baca: Pemerintah Rajin Impor, Petani Tebu Gigit Jari)

“Kita pernah ketemu Kementan dan Kemendag semua bilang katanya akan koordinasi mencari solusi bagaimana gula kami ini bisa diatasi dan ada yang beli. Dari November kita tunggu, tapi enggak ada yang direspons,” tutur dia.

“Intinya jangan impor dulu, sebelum gula tani ini terserap pasar dengan harga Rp8.500 sesuai dengan HPP (harga pokok penjualan). Kalau tidak urusannya jadi lain,” tutupnya.

Dari laporan detik.com, Kemendag akan memberikan izin impor gula mentah (raw sugar) sebanyak 600.000 ton untuk kebutuhan triwulan I-2015. Impor mentah akan diimpor oleh pabrik gula rafinasi, kemudian diolah dan dijual ke konsumen industri seperti pabrik makanan dan minuman.

Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Partogi Pangaribuan mengatakan hasil pembahasan dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tahap awal, volume impor raw sugar yang akan diberikan sebanyak 600.000 ton.

“Baru akan, tetapi sudah ada kesepakatan dengan Kemendag dan Kemenperin,” ungkap Partogi.

Sebanyak 600.000 ton raw sugar rencananya akan memenuhi kebutuhan gula industri makanan minuman (mamin) di awal 2015. Sedangkan untuk kebutuhan satu tahun penuh untuk industri, Kemendag masih menunggu rekomendasi Kemenperin yang berdasarkan laporan auditor yaitu PT Sucofindo.

“Alokasi 600.000 ton untuk kebutuhan bahan baku di awal tahun Januari-Maret. Kita lakukan evaluasi dan nunggu hasil audit Sucofindo secara keseluruhan berapa kebutuhan mamin besar dan mamin kecil,” paparnya.

Janji Jokowi: Siap Hentikan Impor

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menemui ribuan petani tebu pada (7/10/2014). Salah satu keluhan yang disampaikan langsung oleh petani adalah kebijakan impor gula yang merugikan. Jokowi menjanjikan, bila impor memang perlu dihentikan, ia akan menghentikannya.

Pertemuan dengan ribuan petani yang tergabung dalam APTRI itu berlangsung di padepokan seorang pengusaha tebu bernama Arum Sabil di Jember, Jawa Timur. Permasalahan yang selama ini dikeluhkan petani tebu adalah masuknya gula impor yang membuat gula petani tidak laku terjual di tingkat pasar. Selain itu, gula rafinasi (industri) juga masuk ke pasar umum.

Menanggapi permintaan itu, Jokowi berjanji setelah dilantik akan bertindak tegas terhadap oknum yang merugikan ribuan petani.

“Jangan sampai hal-hal yang dilakukan satu orang justru berdampak pada ribuan petani. Saya tidak mau itu terjadi di pemerintahan kita nanti,” tegas Jokowi. (Baca: Jokowi Janji Hentikan Impor Gula)

Namun beberapa waktu yang lalu, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan bahwa bahwa pemerintah tetap melakukan impor gula dari negara lain. Alasannya, stok gula di Indonesia tidak cukup. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account