PBB: Putusan Arab Saudi Bebaskan Dalang Pembunuhan Khashoggi Menghina Keadilan

0
138

Riyadh,LiputanIslam.com—Lima orang pelaku pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi akhirnya dihukum mati dan tiga orang lainnya dijebloskan ke penjara. Namun, investigator PBB menuduh kerajaan itu menghina nilai keadilan karena justru membebaskan otak pembunuhan bebas begitu saja.

Namun pengadilan Arab Saudi menolak hasil investigasi PBB dan menyebut pembunuhan terhadap Khashoggi adalah pembunuhan tak terencana. Pengadilan Arab Saudi menolak tuduhan terhadap tiga orang yang oleh PBB dianggap sebagai dalam pembunuhan tersebut.

Para pengamat menilai administrasi Trump terlalu lunak terhadap kasus pembunuhan Jamal Khashoggi yang melibatkan kerajaan Arab Saudi.

Baca: Saudi Vonis Mati Lima Terdakwa Pembunuhan Khashoggi, Tapi 2 Tokoh Utamanya Bebas

Jalam Khashoggi adalah seorang jurnalis yang sering menulis kritikan terhadap penguasa kerajaan Arab Saudi, khususnya Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Lima orang yang dihukum mati oleh pengadilan Arab Saudi itu diyakini sebagai orang suruhan. Sementara dua pejabat yang dibebaskan justru memainkan peranan yang lebih penting dalam insiden pembunuhan itu.

Khashoggi terakhir kali muncul saat memasuki konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018. Ia pergi ke konsulat itu untuk mengurus dokumen pernikahannya. Beberapa hari kemudian, muncul laporan tubuh jurnalis itu dimutilasi.

Sebagian pihak masih meyakini Putra Mahkota Mohammad bin Salman terkait erat dengan kasus pembunuhan tersebut. (fd/Tasnim)

DISKUSI: