Mengenal Lebih Jauh Kehebatan Satelit “Khayyam” Iran

0
686

LiputanIslam.com   Berbagai cara dilakukan Iran untuk menunjang kemajuannya di bidang sains dan teknologi, termasuk dengan menjalin hubungan dan kerjasama spesial dengan Negeri Beruang Merah di bidang antariksa.

Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Iran Issa Zarepour dalam sebuah pernyataan kepada kantor berita Iran IRNA, Jumat 12/8), mengatakan, “Diplomasi aktif yang dilakukan oleh pemerintah Iran telah mengubah kesepakatan pembelian satelit dari Rusia menjadi kesepakatan transfer  teknologi darinya.”

Dia menambahkan, “Kami akan memproduksi satelit Khayyam 2, 3 dan 4 bersama Rusia, sesuai dengan kesepakatan kami dengannya. Satelit Khayyam dirancang oleh Organisasi Luar Angkasa Iran, tapi dibuat di Rusia.”

Menurutnya, proyek ini adalah proyek “rahasia”, mengingat bahwa Rusia menjadi sasaran banyak tekanan agar tidak mentransfer teknologi ini ke Iran.

Selasa lalu, badan antariksa Rusia Roscosmos meluncurkan satelit Iran dengan roket  Soyuz-2.1B Rusia dari Kosmodrom Baikonur di Kazakhstan.

Roscosmos mengkonfirmasi bahwa roket itu mengorbitkan satelit Khayyam, yang dirancang di Rusia atas permintaan Teheran, dengan 16 kendaraan kecil sebagai muatan transit, dan bahwa Khayyam akan memakan waktu sekitar empat bulan untuk dapat beroperasi pada kapasitas penuh.

Organisasi Luar Angkasa Iran (ISA) menjelaskan misi satelit  Khayyam  mencakup berbagai bidang pertanian, bencana alam, perubahan kota, eksplorasi mineral, dan pemantauan sumber daya air.

Spesifikasi Satelit Khayyam

Khayyam adalah satelit penginderaan jauh dengan bobot sekitar 600 kilogram, dan ditempatkan di orbit pada ketinggian sekitar 500 kilometer dari permukaan Bumi.

Satelit ini dilengkapi sensor optik dari spektrum yang berbeda dengan akurasi satu meter, yang didesain dengan tujuan meningkatkan pengelolaan sumber daya negara secara optimal di berbagai wilayah.

Kepabilitas Khayyam

1- Kelola Pertanian

Data satelit Khayam digunakan di berbagai bidang seperti pertanian, lingkungan, bencana alam, perubahan kota, eksplorasi mineral, dan sumber daya air. Aplikasinya di bidang pertanian meliputi studi tentang kelembaban tanah dan tanaman, manajemen konsumsi air yang optimal di bidang pertanian, pemantauan jangkauan dan area yang dibudidayakan di berbagai daerah, perkiraan jumlah tanaman sebelum panen, identifikasi dan penentuan varian yang akan ditanam, pemeriksaan kesehatan tanaman, identifikasi hama dan pemantauan perubahan berkala dalam pertumbuhan tanaman.

2- Pemantauan Perubahan Alam

Misi lain dari satelit “Khayyam” mencakup pemantauan dan penelitian perubahan berkala di permukaan bumi, pemantauan dan penelitian pergerakan polutan di air, tanah dan udara, penelitian perubahan vegetasi dan hutan, identifikasi pusat debu, penilaian degradasi lahan dan penggurunan, pemantauan erosi tanah dan kondisi gurun.

3- Pemantauan Daerah Terdampak Bencana Alam

Aplikasi penting dari penginderaan satelit adalah fiturnya yang mendukung lingkungan hidup. Aplikasi satelit Khayam di bidang ini terkait dengan pemodelan risiko, pemetaan risiko, pemantauan daerah terdampak, identifikasi daerah pemukiman kembali (resettlement) dan penilaian kerusakan.

Pemantauan perubahan perkotaan juga  merupakan salah satu fitur satelit ini, yang memantau dan mengkaji sifat penyebaran kota dan wilayah penduduk, perubahan penggunaan lahan, penyusunan peta pembangunan perkotaan dan pedesaan, serta pemantauan bangunan yang tidak sah.

Satelit Iran ini juga menyajikan fitur pemantaua dan penelitian penyebaran industri dan tambang, pemantaua perubahan batas pantai, serta pemantauan luas permukaan air danau, lahan basah, dan bendungan penyimpanan air. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Rusia Orbitkan Satelit “Khayyam” Iran, akan Dimanfaatkan dalam Perang Ukraina?

AS Klaim Para Pejabat Rusia Berlatih Gunakan Drone di Iran

DISKUSI: