Kelompok Jihad Islam Sepakati Genjatan Senjata Bersyarat dengan Israel

0
175

Sumber: Presstv

Gaza,LiputanIslam.com—Kelompok perlawanan Palestina, Jihad Islam, akhirnya menerima tawaran genjatan senjata dari Israel yang dimediasi oleh Mesir.

Pemimpin Jihad Islam, Zeyad al-Nakhala, pada Rabu (13/11) kemarin menyetujui genjatan senjata dengan syarat Israel mengakhiri pembantaian dan respon mematikan terhadap aksi protes di perbatasan Gaza. Selain itu, ia meminta agar blokade rezim Israel terhadap orang-orang Palestina diperlunak.

Al-Nakhala mengancam, jika Israel tidak menerima persyaratan tersebut, maka kelompok Jihad Islam akan terus melanjutkan serangan jangka panjang ke arah Israel. Nakhala mengaku akan menunggu jawaban Israel dari Mesir dalam waktu beberapa jam.

“Jika genjatan senjata tidak disetujui, Brigade al-Quds mampu mengelola pertempuran dalam waktu yang lama,” tegasnya.

Baca: Arab Teluk Cueki Gerakan jihad Islam, Mengapa?

Jihad Islam menyebut kelompoknya telah menembakkan 360 roket ke arah Israel dan melumpuhkan beberapa kota termasuk Tel Aviv. Ini adalah serangan balas dendam kelompok Jihad Islam atas terbunuhnya komandan senior Baha Abu al-Ata akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza.

Abu al-Ata (42), komandan Brigade Al-Quds, sayap militer kelompok Jihad Islam, syahid bersama istrinya setelah terkena serangan udara Israel di rumah mereka yang terletak di Jalur Gaza. (fd/Presstv)

DISKUSI: