Jelang Hari Quds Sedunia, Ini Seruan  Resmi Pemerintah Iran kepada Umat Islam Dunia

0
100

Teheran, LiputanIslam.com  Menjelang Hari Quds Sedunia yang jatuh pada hari Jumat terakhir bulan suci Ramadhan, pemerintah Iran melalui Jubir Kementerian Luar Negerinya, Saeed Khatibzadeh, Senin (25/4), merilis pernyataan resmi yang menyebutkan bahwa negara republik Islam ini akan terus berdiri tegak menghadang konspirasi kaum Zionis.

Dimuat situs web berita Al-Alam, berikut ini isi pernyataan tersebut;

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا

“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. (QS. Al-Isra’ [17]:1)

Kita menyongsong Hari Quds Sedunia pada tahun di hari Jumat terakhir bulan suci Ramadhan dalam situasi di mana pembebasan Masjid Al-Aqsa dan Palestina pendudukan dari cengkraman musuh, Zionis rasialis dan penjajah, menjadi sangat urgen dan lebih krusial daripada waktu-waktu sebelumnya, dan Al-Quds dan Palestina pun menjadi poros solidaritas antar Muslimin dan seluruh kaum merdeka dunia.

Hari Quds Sedunia yang telah melekat kuat dalam kalender abadi bulan suci Ramadhan atas inisiatif historis pendiri Republik Islam Iran Imam Khomaini ra adalah demi menegaskan bahwa Quds merupakan faktor persatuan dan solidaritas dunia Islam, dan bahwa urusan Palestina bukalah urusan Islam semata, melainkan juga urusan dunia.

Sekarang ini umat Islam sedunia serempak menyerukan urgensi pembebasan Palestina sebagai prioritas yang tak dapat diperdagangkan bagi umat Islam, sehingga upaya-upaya normalisasi (hubungan dengan Israel) sama sekali tak akan menggoyahkan tekad membaja bangsa-bangsa yang yang hidup dan cerdas.

Karena itu, semua negara Islam dituntut mengemban tanggungjawab mendukung perjuangan bangsa Palestina dan membantunya dengan segala faktor yang mendatangkan kekuatan dan daya cegah. Semua pemerintah dan forum internasional tak sepatutnya apatis kepada tuntutan-tuntutan yang benar ini dan berlepas dari tanggungjawab legal dan insaninya dalam masalah ini.

Kami menekankan bahwa semua upaya politik dan media yang dilakukan oleh entitas Zionis tak kan dapat menghilangkan citra tak manusiawi yang mengerikan dari entitas ini, watak terorisnya dan doktrinnya berdasarkan diskriminasi rasial, dari memori sejarah umat Islam.

Republik Islam Iran, sebagaimana yang sudah-sudah, akan tetap menjadi benteng perkasa dalam menghadapi semua konspirasi Zionisme dunia, dan dalam kebersikukuhannya untuk memperingati dan mendedikasikan Hari Quds Internasional, menyerukan kepada umat Islam untuk bersatu di jalan pembebasan Palestina dan penundukan Israel.

Atas dasar ini, Iran menyerukan kebangkitan semua lembaga internasional dan seluruh kaum merdeka di dunia agar memanfaatkan kekuatan politik, media dan hak asasi manusia mereka untuk mendukung bangsa  Palestina yang tak berdaya dan perjuangan melawan kebijakan dan praktik tidak manusiawi entitas Zionis di seluruh tanah pendudukan Palestina.

Sebagai penutup, kami ingin menekankan sekali lagi bahwa solusi mendasar untuk masalah Palestina dan pembebasan Masjid Al-Aqsha adalah kembalinya para pengungsi Palestina ke tanah air mereka dan diadakannya referendum umum nasional di tengah penduduk pribumi negeri ini. (mm/alalam)

Baca juga:

Jenderal Iran: Tanda Kehancuran Zionis Sudah Terlihat

Komandan AL Iran: Tak Ada yang Berani Dekati Perairan Teritorial IranTerlalu Banyak Musuh, Israel Dinilai Tak Siap Bendung Ancaman

 

 

DISKUSI: