Israel Hentikan Suplai Listrik ke Wilayah Tepi Barat

0
157

Tepi Barat,LiputanIslam.com—Beberapa kota di wilayah kependudukan Tepi Barat, termasuk Ramallah dan Bethlehem, menderita pemadaman listrik akibat pasokan ke wilayah itu dihentikan oleh perusahaan listrik milik Israel.

Menurut pantauan Reuters, perusahaan listrik Israel (IEC) telah memutus pasokan listrik harian sejak Minggu (15/12) lalu dan berdampak pada 130.000 orang.

Korban pemadaman meliputi ribuan rumah, pusat kesehatan, bisnis, dan institusi pendidikan di Palestina. Langkah perusahaan listrik Israel ini mendapat dukungan dari pemerintah Israel.

Sumber yang sama menyebutkan, perusahaan listrik Palestina (JDECO) berhutang dengan Israel senilai $519 juta. JDECO adalah provider listrik terbesar di wilayah kependudukan Tepi Barat, termasuk Ramallah, Al-Bireh, Bethlehem, Jericho, Lembah Yordan, dan beberapa wilayah di Yerussalem. 90% pasokan listrik di wilayah itu disuplai oleh IEC.

Baca: KTT Kuala Lumpur, Lonceng Peringatan Bagi Dunia Arab

Menurut keterangan Al-Monitor, provider listrik Palestina telah menerima peringatan pada Agustus lalu untuk melunasi hutang senilai $28.3 kepada IEC.

“Saat suplai listrik dihentikan, kehidupan akan berhenti. Anda telah menghentikan hidup, pekerjaan, anda akan kedinginan saat musim dingin,” ucap Hisham Omari, kepala JDECO.

Omari telah berusaha meminjam dana sebesar $43.25 dari bank Palestina untuk membayar hutang.

Sampai saat ini, pemerintah Palestina sedang melakukan negosiasi dengan Israel untuk mengatur ulang tenggat waktu pembayaran hutang dan mengakhiri pemadaman listrik. (fd/Memo)

DISKUSI: