Gerah dengan Sanksi AS, Turki Ancam akan Sanksi Balik

0
233

Ankara,LiputanIslam.com—Pemerintah Turki berjanji akan membalas jika Amerika Serikat (AS) berani menjatuhkan sanksi atas pembelian sistem pertahanan udara S-400 dan menandatangani perjanjian gas alam dengan Moskow.

Perjanjian jual beli sistem S-400 antara Turki-Rusia telah selesai pada Desember 2017 lalu. Pada Juli tahun ini, Kemenhan Turki mengatakan negaranya telah menerima pengiriman fase pertama yang berisi suku cadang S-400.

Transaksi ini mendapat kecaman keras dari AS. AS menyebut, peralatan militer buatan Rusia itu tidak sesuai dengan prosedur NATO, sebuah aliansi militer yang melibatkan AS dan Turki.

Baca: Erdogan Nyatakan Turki tidak akan Diam Jika Rusia Menyokong Haftar di Libya

Selain itu, pada Oktober 2016 lalu, pemerintah Turki telah menandatangani pembangunan pipa gas TurkStream yang akan membawa gas alam Rusia ke Turki. Proses pembangunan telah dimulai pada Mei 2017 dan mulai beroperasi pada awal 2020 mendatang.

Kongres AS mengancam akan memberikan sanksi terhadap Turki akibat kesepakatan ganda yang telah disepakati antara Turki-Rusia.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyebut Amerika karena sanksi sepihak itu telah melanggar hak negaranya. (fd/Presstv)

DISKUSI: