Potret Mohammad Safadi, mantan menteri ekonomi Lebanon. Sumber: RT

Beirut,LiputanIslam.com—Beberapa fraksi di Lebanon telah setuju untuk menominasioan Mohammad Safadi, seorang pengusaha kaya dan mantan menteri ekonomi Lebanon untuk mengisi kursi perdana menteri.

Pria yang memiliki hubungan bisnis dengan Arab Saudi itu telah setuju untuk mengisi jabatan jika dirinya berhasil mendapatkan dukungan dari semua kelompok utama di Lebanon.

“Saya mengkonfirmasi bahwa kami telah menghubungi Safadi dan dirinya setuju mengisi jabatan jika kekuatan politik arus utama di Lebanon menyetujuinya,” ucap Menlu Lebanon, Gebran Bassil, pada Jum’at (15/11).

Bassil menjelaskan, proses pengusungan nama Safadi sebagai perdana menteri telah diwacanakan sejak Senin, ketika parlemen melakukan diskusi formal terkait pembentukan pemerintah baru pasca Sa’ad Hariri.

Mantan PM Saad Hariri telah mundur pada 29 Oktober, usai Lebanon diguncang aksi massa yang menggelar protes besar-besaran melawan korupsi.

Baca: Cemari Pesisir Lebanon, Israel Harus Bayar Ganti Rugi

Aksi demo di Lebanon telah berlangsung sejak 17 Oktober. Massa menggelar aksinya di Beirut dan beberapa kota lainnya untuk menyuarakan kekecewaan dan kegagalan pemerintah mengatasi krisis ekonomi yang kini menimpa Lebanon.

Gelombang aksi massa dipicu oleh rencana pemerintah mengenakan pajak terhadap bensin, tembakau, penggilan telfon, seperti yang ada dalam aplikasi WhatsApp.

Menutur konstitusi Lebanon, kabinet Hariri akan tetap bertanggungjawab sampai pemerintah baru berhasil diresmikan. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*