Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Core: Skema Upah Per Jam Lebih Disukai Pengusaha dan Pekerja Produktif

Published 28/12/2019 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Sumber: medcom.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Piter Abdullah menilai, skema upah per jam lebih disukai pengusaha dan pekerja produktif.

“Sistem ini saya kira lebih disukai oleh pengusaha dan pekerja yang produktif. Karena sistem ini akan lebih menghargai produktivitas pekerja karena dihitung berdasarkan jam kerja, Kalau jam kerjanya kurang upahnya juga berkurang,” kata Piter di Jakarta, (27/12).

Dia mengatakan, skema upah per jam menyebabkan ketegangan antara pengusaha dan buruh. Sebab, kebanyakan pengusaha mendukung sekema upah per jam. Sedangkan, serikat buruh dengan tegas menolaknya.

Baca: KSPI: Sistem Upah Per Jam Bikin Buruh Kehilangan Daya Tawar

Untuk itu, kata Piter, pemerintah harus bisa menjembatani kepentingan keduanya, yaitu dengan meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan buruh.

“Hanya dengan cara itu maka kedua pihak bisa sepakat,” ucapnya.

Menurutnya, wacana upah per jam muncul salah satunya karena tuntutan pekerja yang terlalu tinggi sehingga pengusaha tidak mampu lagi memenuhinya. Banyak perusahaan yang pindah lokasi ke lokasi lainnya agar tidak terlalu terbebani dengan upah pekerja.

Saat ini, pemerintah masih menggodok skema upah per jam dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law. Penyerahan RUU tersebut ke DPR diprediksi akan dilakukan pada awal tahun depan.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyampaikan, pemerintah tengah mendengar berbagai masukan terkait penetapan rancangan undang-undang tersebut. Dia meminta agar semua pihak bisa bersabar.

“Masih dalam proses inventarisasi, sabar ya,” ujarnya. (sh/kompas/liputan6)

 

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account