Sumber: sindonews.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Agustus 2019 mencapai 0,12 persen month to month (mtm) dan 3,49 persen year on year (yoy).

Tingkat inflasi Agustus 2019 masih lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar yang memprediksi inflasi bulanan sebesar 0,16 persen, inflasi tahunan 3,45 persen, dan inflasi inti tahunan 3,18 persen.

“Bulan agustus 2019 menunjukan adanyaa kenaikan. Berdasarkan survei di 82 kota pada bulan Agustus 2019 ini tejadi inflasi 0,12 persen,” kata Kepala BPS, Suhariyanto di Jakarta, Senin (2/9).

Baca: BI Prediksi Kenaikan Iuran BPS akan Dorong Inflasi

Suhariyanto mengatakan, tingkat inflasi pada Agustus 2019 masih terkendali, yakni di sasaran 3,5 persen plus minus. Inflasi tersebut banyak dipengaruhi oleh  musim kemarau dan pergerakan harga emas.

“Perkembangan dua tahun sebelumnya, inflasi biasanya turun kemudian naik pada November dan Desember. Untuk bulan-bulan terakhir sampai Desember, (inflasi) sepertinya tetap terkendali,” ujarnya.

Berdasarkan Indeks Harga Konsumen (IHK), inflasi terjadi di 44 kota dan 38 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi dialami di Kudus sebesar 0,82 persen, sedangkan terendah yaitu di Tasikmalaya, Madiun, Parepare sebesar 0,04 persen. Sedangkan, deflasi tertinggi dialami Bau-Bau ebesar -2,10 persen dan deflasi terendah di Tegal, Palopo -0,02 persen.  (sh/cnbcindonesia/liputan6)

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*