Aspirasi Tak Pernah Didengar, Mahasiswa Keluarkan Mosi Tak Percaya DPR

0
169

Jakarta, LiputanIslam.com — Karena merasa aspirasi mereka tidak pernah didengar, sekitar puluhan orang perwakilan mahasiswa mengeluarkan mosi tidak percaya kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI ketika bertemu beberapa anggota DPR di Ruang Rapat Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (23/9).

“Kami hari ini nyatakan mosi tidak percaya kepada Dewan Pengkhianat Rakyat,” kata Ketua BEM UI Manik Marganamahendra di Ruang Rapat Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.

Ketua BEM FISIP Universitas Indonesia, Thierry Ramadhan menjelaskan bahwa mereka ingin bertemu pimpinan DPR RI atau minimal bertemu dengan pimpinan Komisi III DPR RI. Pada pertemuan itu hanya ada anggota Komisi III DPR RI Masinton Pasaribu.

Manik juga bertanya kepada Supratman, Masinton dan Heri Gunawan soal poin-poin kesepakatan yang telah dibuat para mahasiswa dengan Sekjen DPR RI Indra Iskandar, pada Kamis (19/9) namun Supratman menjawab tidak tahu ada kesepakatan antara mahasiswa dengan Sekjen DPR RI.

Baca juga: Aliansi BEM Sumbar Hingga Yogyakarta Demo Tolak RKUHP

Manik kaget mendengar jawaban Supratman dan menyimpulkan bahwa tuntutan mahasiswa yang ada di dalam kesepakatan itu tidak disampaikan Sekjen DPR RI ke anggota DPR.

Manik pun mengatakan para mahasiswa akan kembali menggelar aksi di depan gedung DPR bersamaan rapat paripurna pada Selasa, 24 September 2019 dengan massa lebih banyak dari yang sudah hadir pada demonstrasi hari Senin.

Manik mengatakan, hari Senin ada sekitar 4-5 ribu mahasiswa yang datang dari 30-40 kampus di Jakarta dan luar kota. Dia memperkirakan besok akan hadir belasan ribu peserta aksi. Apalagi, 24 September bertepatan dengan Hari Tani Nasional. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) sebelumnya memperkirakan akan ada 7.500 petani yang turun aksi ke DPR dan Istana Negara. (Ay/Antara/Tempo)

DISKUSI: