AS Hentikan Pengiriman Anjing Pelacak ke Mesir dan Yordania

0
180

Sumber: Presstv

Washington,LiputanIslam.com—Amerika Serikat (AS) telah menghentikan pengiriman anjing pelacak bom ke Mesir dan Yordania usai anjing-anjing tersebut mati karena minimnya perawatan.

“Insiden matinya anjing-anjing di lapangan adalah peristiwa yang sangat menyedihkan dan kami akan melakukan tindakan yang diperlukan untuk mencegah terulangnya kejadian ini,” ucap Departemen Kenegaraan AS kepada para reporter, Senin (23/12).

Menurutnya, anjing-anjing ini memiliki peran penting dalam menjalan program anti-terorisme di luar negeri atau untuk menyelamatkan nyawa orang-orang Amerika.

Berbagai laporan tentang buruknya perawatan terhadap anjing-anjing pelacak itu muncul pada pertengahan 2017 lalu.

Para inspektur Departemen Luar Negeri AS menemukan banyak kasus kelalaian terhadap 135 anjing pelacak yang terdiri dari berbagai jenis, di antaranya adalah tipe Belgia, Malinois, Shepherds Jerman, Labradors, dan anjing-anjing lainnya yang ahli mendeteksi bom.

Sejauh ini, Amerika telah mengirim anjing-anjing ke lebih dari 12 negara sebagai bagian dari program kerjasama kontra-terorisme.

Berdasarkan laporan kantor inspektur AS, dua anjing pelacak di Yordania mati secara tidak wajar. Satu anjing mati karena stroke panas dan satu lagi mati akibat terkena racun pestisida yang mungkin disemprotkan oleh polisi Yordania di sekitar kandang anjing.

Baca: Pengkhianatan Arab Teluk terhadap Palestina

Sementara itu, 10 anjing yang dikirim ke Mesir juga mati karena minimnya perawatan. Sebagian karena kanker paru-paru, kandung empedu, dan serangan panas.

Para penyelidik itu mengajukan rekomendasi agar pemerintah AS berhenti mengirim anjing-anjing pelacak ke Yordania dan Mesir. (fd/Presstv)

DISKUSI: