Aksi Great March of Return di Gaza Berhenti Selama Tiga Bulan

0
188

Sumber: Al-Jazeera

Gaza, LiputanIslam. Com—Panitia aksi massa Great March of Return di Gaza telah mengumumkan akan menghentikan aksi selama tiga bulan.

Pada Jum’at (27/12) kemarin,  para demonstran Palestina melakukan aksi mereka membawa spanduk bertuliskan, “Darah para syuhada akan membentuk jalan menuju kebebasan” . Aksi demo kembali akan dilanjutkan pada Maret 2020 mendatang.

Panitia menjelaskan,  ke depan aksi akan digelar satu bulan sekali.

“Keputusan itu dibuat setelah berlangsungnya dialog dan debat selama beberapa minggu,” kata panitia itu dalam sebuah pernyataan.

Aksi Great March of Return dilakukan untuk menuntut hak-hak Palestina yang direnggut oleh Israel.  Mereka ingin agar Israel mengakhiri kependudukan dan mengembalikan tanah tempat tinggal Palestina.

Demonstran juga menuntut diakhirinya blokade 13 tahun Israel di sekitar Jalur Gaza, yang telah menghancurkan perekonomian di wilayah pantai dan merampas kebebasan dua juta penduduknya  untuk pergi dan keluar dari daerah pesisir itu.

Baca: Pasukan Yaman Membalas, Puluhan Tentara Saudi Tewas dan Luka

Menurut pantauan Middle East Eye, Israel telah berulang kali menggunakan amunisi langsung terhadap para demonstran yang tidak bersenjata selama Great March of Return, menewaskan sedikitnya 256 warga Palestina dan melukai 29.000 lainnya.

Tentara Israel juga menargetkan petugas medis , jurnalis , dan warga sipil yang teridentifikasi dengan jelas selama protes Great March of Return, kejahatan yang kemungkinan besar akan diselidiki oleh Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).(fd/memo)

DISKUSI: