Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Dari Redaksi

Soal ISIS: Amerika, Sudahlah!

Published 09/08/2019 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Otong Sulaeman

LiputanIslam.com –Amerika sepertinya belum akan menghentikan petualangannya di Suriah. Baru-baru ini, Kementerian Pertahanan Amerika menyatakan bahwa pihaknya menemukan infomasi adanya pergerakan ISIS di Suriah, dan itu adalah para petempur yang berhasil membangun kekuatannya di Irak. Pentagon juga menyatakan bahwa situasi ini terjadi gara-gara tentara Amerika terlalu cepat ditarik dari Suriah.

Publik dengan mudah membaca bahwa pernyataan Pentagon itu merupakan sinyal bahwa Amerika mempertimbangkan untuk mengirim kembali pasukannya ke Suriah. Lalu, bagaimana tanggapan publik internasional atas pernyataan Amerika itu? Sudah bisa diduga, publik dunia menunjukkan sikap cuek dan skeptis.

Berbagai analisis menunjukkan betapa absurdnya pernyataan Pentagon itu. Misalnya, soal kebangkitan ISIS di Suriah gara-gara pasukan AS ditarik dari negara itu, dan kebangkitan itu disuport oleh ISIS yang katanya masih punya kekuatan di Irak. Pertanyaannya: kenapa ISIS bisa membangun kekuatan di Irak? Bukankah tentara Amerika masih belum ditarik dari Irak?

Katakanlah bahwa ISIS di Irak memang masih mampu membangun kekuatan, dan karena itu, mereka mulai merayap kembali ke Suriah. Fakta bahwa tentara Amerika masih bercokol di Irak justru malah makin memperkuat dugaan bahwa Amerika justru membantu kebangkitan ISIS di Negeri 1001 Malam itu. Jadi, alih-alih melemahkan ISIS, Amerika justru menjadi faktor bangkitnya kelompok teroris itu.

Sebenarnya, opini publik dunia terkait Amerika sebagai dalang di balik kemunculan ISIS sudah lama terbentuk, dan makin ke sini makin menebal. Senjata canggih ISIS yang ternyata diproduksi di Amerika dan Israel, gempuran AS terhadap kelompok-kelompok anti-ISIS, dukungan AS terhadap White Helmets (milisi pro pemberontak berkedok lembaga kemanusiaan), dan juga pernyataan resmi para politisi Amerika bahwa mereka menginisiasi pembentukan kelompok-kelompok teroris adalah bukti-bukti tak terbantahkan mengenai hubungan Amerika dengan ISIS.

Karena itu, ketika Amerika menyampaikan sinyal akan kembali ke Suriah dalam rangka menumpas ISIS, yang muncul adalah sikap skeptis. Publik dunia mencibir rencana Amerika itu. Amerika sudah kehilangan kepercayaan sampai ke titik yang sangat rendah.

Bahkan sikap skeptis ini muncul di kalangan sekutu terdekat AS yang sepertinya makin kelelahan dengan petualangan di Suriah. Bagaimanapun juga, petualangan mereka di Suriah bukan hanya meluluhlantakkan negara itu, tapi juga menciptakan kerugian yang sangat banyak di kalangan sekutu Amerika. Sudah terlalu banyak dana yang mereka keluarkan. Tapi, nyatanya, Suriah tidak bisa mereka taklukkan, dan mereka gagal berpesta-pora memungut rampasan perangnya.

Belum lagi kerugian akibat banyaknya imigran Suriah yang menjadi beban ekonomi negara-negara Eropa. Lalu, para petempur “alumni” Suriah saat ini sudah kembali ke negara-negara asal (termasuk Eropa), dan mereka menjadi ancaman teror yang menakutkan.

Dengan semua sikap skeptis para sekutu itu, Amerika ternyata masih tetap menunjukkan gelagat akan meneruskan petualangan absurd di Suriah. Kita di sini ingin mengingatkan Amerika agar negara itu menyudahi saja petualangannya itu. Sudahlah, Amerika! (os/editorial/liputanislam)

Baca:
Kebohongan Besar Perang AS Melawan ISIS

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

Israel Tak Lagi Pamerkan Penerbangan dan Pendaratan Jet F-35 Setelah Diserang Iran

By Muhammad
Timur Tengah

Erdogan Mengaku akan Mengundang Bashar Al-Assad ke Turki

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Sebut Lebanon akan Jadi Neraka bagi Israel Jika Pecah Perang

By Muhammad
Timur Tengah

Media Israel Mewanti Skenario Iran Dekat Mesir

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account