Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Dari Redaksi

Dilema Menyikapi Mantan Kombatan ISIS

Published 05/02/2020 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com –Saat ini, ada sekitar 600 orang berkulit sawo matang, berbahasa Indonesia, dan mereka hidup terlunta-lunta di Suriah, sebagian kecilnya di Irak. Dari sekitar 600 orang itu, 47 di antaranya berstatus tahanan, sisanya bersatatus pengungsi. Mereka hidup di tenda-tenda darurat dan mendapatkan makanan hasil sumbangan. Mereka hidup layaknya pengungsi. Sebagian dari mereka adalah anak-anak kecil, bahkan ada yang masih bayi.

Siapakah mereka? Mereka mengaku berasal dari Indonesia. Akan tetapi, mereka telah melepaskan kewarnegaraan dengan cara membakar paspor Indonesia, sebagai salah satu bukti kuatnya tekad mereka ketika menyatakan diri telah bergabung dengan ISIS. Dalam sebuah wawancara dengan majalah Tempo, mereka yang hidup di tenda-tenda darurat itu menyatakan keinginannya untuk kembali ke Indonesia. Lalu, apa yang yang harus dilakukan oleh pemerintah Indonesia menanggapi keinginan mereka itu?

Sebenarnya, keberadaan para kombatan ISIS dan keluarganya yang kini terlunta-lunta di Suriah itu bukan hanya masalah negara Indonesia. Ini masalah banyak sekali negara di dunia yang warganya datang ke Suriah, bergabung bersama jihadis palsu lainnya. Tercatat lebih dari 100.000 jihadis yang datang dari sekitar 100 negara dunia. Mereka bermimpi mendirikan khilafah Islamiah dengan cara menumbangkan pemerintahan Suriah (dan Irak). Isu utamanya sangat sektarian, yaitu perang melawan kekuatan Syiah yang mereka sebut sebagai kelompok yang menindas Sunni.

Untuk keperluan rekruitment jihadis, mereka menebar hoax yang luar biasa keji. Berbagai foto dan video yang sebenarnya terkait dengan situasi dan tempat lain, mereka nisbatkan kepada Rezim Bashar Assad. Ada foto korban gempa bumi di Azerbaijan, korban kecelakaan lalu lintas di Turki, tumpukan mayat anak-anak korban kekejaman tentara AS di Irak, juga ada orang-orang Palestina yang menjadi korban kekejaman Israel. Semuanya kemudian disebut sebagai warga Sunni Suriah yang menjadi korban kekejaman Assad yang Syiah Alawiah. Bahkan, ada video hukuman mati dengan cara digergaji listrik terhadap pengedar narkoba di Meksiko. Suara dari video tersebut di-dubbing sehingga percakapannya menjadi berbahasa Arab. Video tersebut diberi label hukuman keji tentara Assad terhadap kaum Muslimin Sunni.

Sejak awal, banyak pihak yang mewanti-wanti agar negara-negara yang menjadi asal para jihadis palsu itu berhati-hati terhadap warganya yang termakan hasutan, fitnah, dan mimpi mendirikan khilafah Islamiah. Diingatkan bahwa para jihadis palsu itu kelak akan menjadi beban luar biasa besar dan berbahaya bagi negara asal mereka; yaitu ketika mereka pada akhirnya akan kembali pulang. Liputan Islam termasuk di antara media yang berkali-kali menyampaikan peringatan tersebut, termasuk kepada pemerintah Indonesia. Sayangnya, banyak pihak yang tidak peduli dan menganggap peringatan itu seperti angin lalu.

Kini, setelah ISIS benar-benar kalah, keberadaan mantan kombatan berikut keluarganya betul-betul menjadi beban. Tindakan apapun yang diambil semuanya menjadi serba keliru. Diterima kembali menjadi warga negara Indonesia salah, tidak diterima juga salah.

Begitulah kalau urusan kemanusiaan dan agama dianggap sebagai mainan. (os/editorial/liputanislam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

Israel Tak Lagi Pamerkan Penerbangan dan Pendaratan Jet F-35 Setelah Diserang Iran

By Muhammad
Timur Tengah

Erdogan Mengaku akan Mengundang Bashar Al-Assad ke Turki

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Sebut Lebanon akan Jadi Neraka bagi Israel Jika Pecah Perang

By Muhammad
Timur Tengah

Media Israel Mewanti Skenario Iran Dekat Mesir

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account