Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Dari Redaksi

Bukalapak, ACT, dan Tanggung Jawab Kita sebagai Muslim

Published 24/07/2019 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Otong Sulaeman

LiputanIslam.com –Isu Suriah kembali menghangat seiring dengan beredarnya postingan dari seorang facebooker bernama Dahono Prasetyo yang berjudul “Bukalapak Bukalah Topengmu”. Dunia maya menjadi heboh oleh tulisan tersebut karena Dahono mengaitkan perusahaan toko online sebesar Bukalapak dengan isu teroris di Suriah yang terindikasi mendapatkan bantuan dari lembaga donasi Aksi Cepat Tanggap (ACT). Dalam tulisannya itu, Dahono menyebut situs Liputan Islam sebagai rujukan utama dalam melihat benang merah antara ACT (dan sejumlah lembaga donatur lainnya) dengan kelompok teroris Suriah.

Di dalam artikel yang dirujuk oleh Dahono, kami sudah menunjukkan secara jelas fakta adanya kaitan ACT dengan salah satu kelompok pemberontak di Suriah. Tentu saja, ACT tidak secara terbuka menyatakan bahwa dana yang mereka kumpulkan itu ditujukan untuk pemberontak. ACT menyebutnya sebagai bantuan untuk rakyat Suriah. Akan tetapi, ketika isu, narasi, pola penyaluran, dan simbol yang dipakai oleh ACT itu identik sama dengan berbagai atribut pemberontak Suriah, dipastikan bahwa berbagai dana yang dikumpulkan itu memang mengalir ke kelompok pemberontak.

Di sisi lain, kami juga telah berkali-kali menurunkan tulisan yang menunjukkan bukti bahwa pemberontak Suriah itu pada dasarnya adalah teroris. Mereka menjadikan jihad palsu sebagai topeng untuk menutupi perilaku sadis mereka. Bahkan, pada dasarnya, kaum pemberontak yang menggelorakan isu jihad ala Islam itu didirikan, didanai, dan dibantu justru oleh musuh Islam itu sendiri, yaitu AS dan Zionis Israel.

Selama ini, kaum Muslimin di Indonesia banyak yang tidak mengetahui pola-pola seperti itu. Lalu, tiba-tiba saja, bangsa Indonesia dihadapkan kepada banyaknya aksi-aksi terorisme di Tanah Air, dan aksi-aksi tersebut dilakukan oleh alumni dan simpatisan “mujahidin” Suriah. Bangsa Indonesia juga disibukkan oleh isu radikalisme yang tiba-tiba saja merajalela di sekolah-sekolah, BUMN, kampus, bahkan di kalangan polisi dan TNI.

Kita juga dikagetkan oleh informasi adanya ratusan orang Indonesia yang berada di kamp-kamp teroris Suriah; ada ratusan anak-anak dan wanita di sana. Mereka meminta agar pemerintah Indonesia memulangkan mereka ke Tanah Air. Situasi ini lalu menciptakan polemik di tengah-tengah masyarakat. Terjadi perdebatan, apakah mereka sebaiknya dibiarkan saja terlunta-lunta di kamp terorisme sebagai konsekuensi atas keputusan mereka untuk bergabung ke ISIS, ataukah sebaiknya dipulangkan dengan berbagai konsekuensinya?

Situasi seperti ini selayaknya menjadi pelajaran buat ummat Islam, betapa isu kebangkitan Islam, isu ghirrah terhadap agama Islam, tidak berarti bahwa kita boleh melakukan apapun juga atas nama Islam. Ada banyak konspirasi di luar sana yang dibuat untuk menjebak dan melemahkan spirit perjuangan ummat Islam, dan membelokkannya menjadi sesuatu yang justru malah menciptakan image yang buruk bagi Islam itu sendiri.

Menjadi muslim yang baik, artinya juga menggunakan akal dan fakta sebagai dasar untuk bertindak. Ketika dengan mudahnya kita masih percaya terhadap hoax, ketika kita masih enggan ber-tabayyun dengan berbagai isu yang berseliweran di ruang publik kita, segala niat dan upaya kita untuk melakukan kebaikan bisa jadi malah akan berujung kepada keburukan. (os/editorial/liputanislam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

Israel Tak Lagi Pamerkan Penerbangan dan Pendaratan Jet F-35 Setelah Diserang Iran

By Muhammad
Timur Tengah

Erdogan Mengaku akan Mengundang Bashar Al-Assad ke Turki

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Sebut Lebanon akan Jadi Neraka bagi Israel Jika Pecah Perang

By Muhammad
Timur Tengah

Media Israel Mewanti Skenario Iran Dekat Mesir

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account