Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Nasionalisme Indonesia Sudah Ada Jauh Sebelum Abad 20

Published 09/02/2019 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Sumber: nu.or.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Budayawan sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Kali Opak Bantul Yogyakarta, KH M. Jadul Maula membantah pandangan Pakar Kajian Asia Ben Anderson yang mengatakan bahwa nasionalisme Indonesia mulai terbangun sejak adanya mesin cetak surat kabar pada awal abad 20. Menurut Kiai Maula, nasionalisme bangsa Indonesia sudah terbangun jauh sebelum itu.

Hal itu disampaikan Kiai Maula saat mengisi kuliah umum  yang mengangkat tema “Inspirasi Islam dan Kebangsaan dari Naskah Nusantara” di Fakultas Islam Nusantara, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, Jakarta, pada Jumat (8/2).

“Proto nasionalisme itu misalnya ketika Demak menyerang Portugis di Malaka. Sudah ada tradisi menjaga kesatuan,” ucapnya.

Menurut Kiai Maula, penyerangan Demak yang terjadi pada tahun 1511 itu membawa obor Majapahit dalam menyatukan Nusantara. Bahkan penyerangan ke Portugis itu dibantu oleh Palembang dan Cirebon.

penyatuan Nusantara itu, lanjut dia, dilakukan melalui perkawinan, jaringan keilmuan, dan naskah. Pasalnya, ia melihat naskah Hikayat Indrapura dan Bustanus Salatin juga terdapat di Buton. Naskah terakhir itu juga terdapat di Jawa dengan bentuk Macapat. “Kesatuan Nusantara dijahit oleh naskah. Jauh sebelum abad 20,” ujarnya.

Fakta-fakta tersebut menjadi bantahan terhadap pandangan para pakar Barat yang menyebut bahwa Indonesia produk abad 20, dengan menutup semua kajian dan ilmu yang sudah ada sejak dulu. Mereka yang beranggapan demikian menyebut semua yang dikatakan ini feodal, kedaerahan, dan egois. “Seolah-olah kita gak bisa bersatu kalau gak ada surat kabar,” tandasnya. (aw/NU Online).

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account