Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Pesta Demokrasi Mesti Disambut Gembira, Bukan Dengan Kebencian

Published 05/01/2019 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Sumber: nu.or.id

Jakarta, Liputanislam.com– Direktur Said Aqil Siroj Institute (SAS Institute), M Imdadun Rahmat mengatakan bahwa pesta demokrasi yakni pemilihan umum (Pemilu) semestinya disambut dengan kegembiraan. Bukan justru sebaliknya dengan ujaran kebencian dan ketakutan. Sebab, namanya saja pesta, yakni harus disambut dengan senang dan santai.

Hal itu disampaikan Imdadun Rahmat di Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jakarta Pusat, pada Jumat (4/1).

“Mestinya, berpemilu itu disambut dengan riang gembira. Orang pesta itu kan santai, senang, tidak bertegang-tegang, tidak mengumbar kemarahan dan kebencian, ketakutan. Kalau kebencian yang timbul, ini anomali, melenceng dari yang semestinya,” ucapnya.

Menurutnya, masyarakat sudah mulai melek media sosial, namun masyarakat perlu meningkatkan kekritisannya terhadap pihak-pihak yang ingin mengubah pesta itu menjadi ketegangan.”Kita bersyukur masyarakat mulai melek internet dan media sosial, sudah mulai belajar dalam menggunakan media sosial dengan baik,” ungkapnya.

Ketegangan yang selama ini terjadi bisa saja bagian dari strategi politik yang sedang dimainkan oleh pihak-pihak yang mendapatkan keuntungan. Sebab itu, kekritisan menjadi keharusan dimiliki masyarakat. Setiap informasi yang didapat kritisi dan dicek kebenarannya. Sebab, hal itu penting agar tidak termakan hoaks dan ikut menyebarkannya.

“Suasana tegang itu bisa jadi strategi politik yang sedang dimainkan. Makanya kembali kepada masyarakat lagi akan menjadi korban dari pelaku sandiwara politik atau kritis. Kalau masyarakat menjadi korban, ya para penyebar hoaks semakin semangat, tapi kalau masyarakat menunjukkan kekebalannya terhadap informasi yang hanya membuat kebencian dan kemarahan nanti akan membuat mereka berhenti,” terangnya.

Imdad juga meminta penyelenggara negara dan aparat agar tegas menegakkan hukum terhadap pembuat dan penyebar hoaks. “Hukum mesti ditegakkan dari sisi kewenangan mereka untuk mendiskualifikasi para kontestan pemilu,” tandasnya. (ar/NU Online).

 

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account