Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Wawancara

Iran Siap Beri Dukungan Militer Untuk Perlawanan Suriah Terhadap AS

Published 10/09/2018 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE
Foto: Arsip

Teheran, LiputanIslam.com –  Penasehat Pemimpin Besar Iran untuk industri militer Hossein Dehghan menegaskan bahwa tentara Amerika Serikat (AS) harus keluar dari Suriah karena datang bukan atas undangan pemerintah Damaskus, dan jika Iran diminta bantuan militer oleh Suriah dalam melawan tentara AS, maka Iran siap memenuhi permintaan itu.

“Jika pemerintah dan rakyat Suriah hendak melawan pasukan AS di timur Furat maka Iran siap memberikan dukungan militer dalam perlawanan ini jika mereka memintanya kepada kami,” ungkapnya ketika membicarakan perkembangan situasi di Suriah dalam wawancara eksklusif dengan RT, seperti dilansir al-Alam, Ahad (9/9/2018)

Dia menepis isu bahwa Iran memiliki pabrik rudal di Suriah.

“Tidak, kami tidak punya. Ini tidak benar. Kami tidak membuat rudal di Suriah,” tegasnya.

Mengenai perang besar yang diduga kuat akan berkobar di provinsi Idlib antara tentara Suriah dan kawanan teroris, Dehghan menyatakan kawanan itu memang harus dibasmi agar tidak pindah ke tempat-tempat lain.

“Teroris harus diperangi dan dibasmi, sebab di manapun mereka berada pasti membahayakan keamanan. Karena itu, mereka harus dipisah dari oposisi yang tidak menyokong teroris,” ujarnya.

Rudal Iran

Mengenai rudal Iran, mantan menteri pertahanan ini menjelaskan, “Kekuatan rudal kami tak dapat dinegosiasikan, sebab ini adalah urusan antara ada dan tiada. Ini adalah masalah wibawa, kehormatan, kemerdekaan, dan keyakinan nasional. Ini tak dapat didialogkan. Jika orang-orang Amerika membayangkan bahwa masalah ini bisa dinegosiasikan dengan kami maka mereka berlebihan meramal, dan salah perhitungan. Kami tidak akan pernah merundingkan sistem rudal kami dengan pihak manapun.”

Dia melanjutkan, “Kami dapat mengembangkan rudal yang kami miliki dalam tempo yang sangat singkat.  Bertolak dari ancaman yang ada, kekuatan nuklir kami cukup untuk konfrontasi. Tapi jika ancaman berubah dan  timbul keperluan untuk bereaksi atas ancaman itu maka tidak akan ada penundaan apapun untuk penambahan jarak jelajah rudal kami.”

Segi Tiga AS, Israel, Dan Saudi

Dia kemudian menyinggung segi tiga AS, Israel, dan Saudi yang dipandangnya bertujuan mengobarkan “fitnah besar” di kawasan Timteng, namun tak berani melancarkan perang langsung terhadap Iran.

“Kami tidak yakin AS dan Israel memutuskan untuk perang langsung terhadap Iran. Tapi mereka berkemungkinan melancarkan operasi militer terhadap para sekutu kami dengan berbagai dalih lain di Suriah dan Irak, dan ini akan ada implikasinya sendiri. Setiap keputusan akan ada harganya. Adapun Saudi adalah negara yang dependen, tak dapat mengambil keputusan sendiri di level kawasan, dan tak memiliki kekuatan politik, ekonomi dan geografis yang besar untuk mengobarkan perang terhadap Iran,” terangnya.

Perang Yaman

Mengenai perang Yaman, ketika ditanya apakah Iran akan memberikan bantuan militer kepada para pejuang di sana, Dehghan mengatakan, “Kami akan memberikan bantuan apapun yang mereka perlukan. Tapi tentu tidak ada dan tidak akan pernah ada eksistensi militer kami di Yaman.”

Pembakaran Konsulat Iran Di Basrah

Mengenai insiden pembakaran konsulat Iran di Basrah oleh kelompok penyusup dalam unjuk rasa di kota di Irak selatan ini Deghan menjelaskan, “Mereka juga telah menyerang kantor-kantor pemerintah (Irak). Yang hendak dikatakan di sini ialah bahwa penduduk Basrah yang bermazhab Syiahpun ternyata bangkit anti Iran. Biarlah saya bicara lebih gamblang; Saudi ingin menatakan bahwa jika kalian menginginkan pemerintahan Irak yang dekat Iran maka hasilnya adalah seperti di Basrah. Saudi ingin mengatakan bahwa rakyat Irak anti Iran.”

Dia melanjutkan, “Sementara kami di Iran tidak mengupayakan pembentukan pemerintahan tertentu di Irak. Rakyat Irak sendirilah yang berkewenangan. Di Irak ada parlemen dan aliansi-aliansi politik untuk memilih pemerintah. Mengapa Saudi dan AS mencampuri pemilihan pemerintah Irak? Mereka hendaknya membiarkan kelompok-kelompok politik Irak menentukan pilihan sendiri.”

Hossein Dehghan membantah rumor bahwa Iran memiliki pangkalan milter di Irak. (mm/alalam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Berita Video

Wawancara dengan Media Iran, Jubir Taliban: Takfiri Bahaya Besar bagi Dunia Islam

By Muhammad
Timur Tengah

Pemimpin Hamas: Jasa Jenderal Soleimani Terlihat dalam Kemenangan Palestina

By Muhammad
Analisis

Pembubaran Paksa dan Pelarangan Peringatan Asyura adalah Pelanggaran Hukum dan HAM

By Farid
Analisis

Orang Syiah Sering Dipersekusi Saat Memperingati Asyura, Begini Tanggapan Habib Husein Alkaf

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account