Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Pakar Ekonomi: Jangan Samakan Kondisi Rupiah Saat Ini Dengan Krisis 1998

Published 05/09/2018 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Sumber: beritasatu.com

Jakarta, Liputanislam.com—Kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin melemah. Bahkan dalam situs resmi Bank Indonesia (BI) pada hari ini kurs jual rupiah mencapai level Rp 15.002 per dolar AS. Sementara kurs beli berada di Rp 14.852 per dolar AS. Hal ini mengakibatkan banyak pihak yang menyebutkan kondisi Indonesia pada saat ini sama dengan kondisi Indonesia pada September 1998.

Pakar ekonomi internasional, Shanti Ramchand Shamdasani menolak anggapan tersebut. Menurutnya, kondisi Indonesia saat ini jauh berbeda dengan kondisi Indonesia di awal reformasi. Ketika itu, nilai tukar rupiah telah mengantarkan Indonesia pada sebuah krisis moneter. Tahun 1998 keadaan ekonomi benar-benar sangat sulit.

“Karakter kenaikan dolar terhadap rupiah pada 1998 dengan 2018 berbeda. Pada 1998 sudah ada banyak bank yang bangkrut, tutup dan merger,” katanya di Jakarta, pada Rabu (5/9).

Menurut Shanti ada beberapa hal yang dapat dijadikan contoh untuk melihat perbedaan tersebut. Pada sekitar bulan September 1997 rupiah berada di angka Rp 3.030 per dolar dan menjadi Rp 10.725 per dolar pada September 1998. Artinya, rupiah terdepresiasi sekitar 254 persen.

Sementara pada September 2017, rupiah berada di angka Rp 13.345 dan naik menjadi Rp 14.815 per dolar pada September 2018. Atau hanya terdepresiasi sekitar 11 persen. “Kalau pelemahannya seperti di 1998, rupiah seharusnya mencapai Rp 47.241 per dolar pada September 2018,” terangnya.

Kemudian perbedaan lainnya, lanjut dia, yaitu pada tahun 1998 cadangan devisa nasional hanya sekitar USD 23,61 miliar. Sedangkan pada tahun 2018, cadangan devisa nasional mencapai USD 118,3 miliar. Apalagi jika dilihat dari sisi inflasi, maka sangat  jauh berbeda.

“Pada tahun 1998, tepatnya pada Agustus 1998 terjadi inflasi sebesar 78,2 persen. Sedangkan, pada saat ini, inflasi pada Agustus 2018 hanya mencapai 3,2 persen,” ungkap Shanti. (ar/beritasatu).

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account