Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Gus Nadirsyah Sebut HTI Penyelundup Demokrasi Indonesia

Published 24/04/2018 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Sumber: nu.or.id

Jombang, LiputanIslam.com– Rais Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Australia, H Nadirsyah Hosen menyebut bahwa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) merupakan penyelundup demokrasi di Indonesia. Sikap yang bisa dikatakan bermuka dua seringkali tampak saat eksistensinya terancam. Satu sisi mereka menilai demokrasi haram namun kemudian sisi lain mereka memanfaatkan sistem demokrasi tersebut.

“Dulu itu HTI mengatakan bahwa demokrasi haram, tapi sekarang mereka mengatakan kalau kemudian dilarang, lho ini kan hak kami untuk menyampaikan pendapat dan dijamin oleh negara,” katanya pada acara bedah buku di Aula Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Jawa Timur, seperti dilansir NU Online, pada Selasa (24/4).

Gus Nadir mengungkapkan bahwa tak bisa bayangkan jika HTI hidup di masa khilafah beberapa abad silam. Dalam sejarahnya, tak sedikit seseorang tewas dipenggal kepalanya saat mencoba melawan pemerintah. “Padahal kalau kita tinggal di zaman khilafah, maka orang-orang yang menentang pemerintah, kelar hidupnya, dipenggal kepalanya, tidak lagi pakai pembubaran atau menggugat ke PTUN,” ujarnya.

Sementara di Indonesiaa, lanjutnya, warga yang anti terhadap sistem demokrasi masih dapat menikmati hidupnya. Mereka juga bisa dengan bebas mengkritik pemerintah.  “Nah sekarang orang yang anti demokrasi kemudian mengkritik pemerintah, mereka dapat menikmati (demokrasi),” ucapnya.

Ia menambahkan, saat HTI dibubarkan negara, mereka menggugat kepada Mahkamah Konstitusi (MK) dan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang keduanya adalah merupakan institusi hasil dari demokrasi. “Jadi ini bertahan ingin tidak bubar tapi memanfaatkan mekanisme demokrasi, ini yang saya sebut penyelundupan demokrasi, dan ini repot,” ungkapnya.

“Makanya di negara negara Islam yang tidak demokratis, HTI sudah lama dilarang,” tegasnya. (ar/NU Online).

 

 

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Analisis

USAID dan Neokolonialisme AS di Asia

By Farid
Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account