Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Deputi UKP-PIP: KH Masjkur Lestarikan Nilai-nilai Kebhinekaan

Published 13/02/2018 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Sumber: nu.or.id

Malang, Liputanislam.com– Deputi Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP), Prof  Hariono mengatakan bahwa KH Masjkur sebagaimana kiai-kiai Nahdlatul Ulama (NU) yang lain telah mengajarkan ajaran cinta tanah air, cinta akan bangsa, dan mengadopsi nilai-nilai budaya lokal. KH Masjkur juga terus berusaha melestarikan nilai-nilai kebhinekaan dan kebangsaan dibuktikan dengan membangun pesantren bernama Misbahul Wathan di Singosari Malang.

“Yakni santri yang mengembara dari satu guru kepada guru yang lain. Ajaran leluhur yang ada dalam Kitab Sutasoma telah dilakukan oleh KH Masjkur dan kebhinekaan ini harus terus dilestarikan oleh sistem pesantren,” ucapnya pada acara Forum Group Discussion (FGD) di Malang, Jawa Timur, seperti dilansir NU Online, pada Selasa (13/2).

Hariono menjelaskan bahwa KH Masjkur sejak kecil belajar di Pesantren KH Thahir Bungkuk Singasari Malang. Selepas itu, ia belajar khusus tentang gramatikal arab (nahwu shorof) di Pesantren Sono, Buduran, Sidoarjo. Keingintahuannya yang mendalam akan fiqih memantapkan langkahnya untuk kembali nyantri di Pondok Pesantren Siwalan, Panji, Sidoarjo. Selepas itu, melanjutkan memperdalam Ilmu Tafsir dan Hadits di Tebuireng Jombang kepada KH Hasyim Asy’ari.

Tak berhenti di situ, KH Masjkur belajar Qira’atul Qur’an di Pondok Pesantren KH Cholil Bangkalan Madura. Lepas itu, kiai yang menjadi pimpinan Laskar Sabilillah ini meneruskan pelajaran pesantrennya di Solo, di Pondok Jamsaren. Semua hasil belajarnya dari satu pesantren ke pesantren yang lain ia terapkan di Pondok Pesantren yang kemudian KH Masjkur dirikan yakni Misbahul Wathan atau Pelita Tanah Air.

Mula-mula Misbahul Wathan hanya menerima santri laki-laki, baru selang beberapa tahun menerima santri perempuan dengan memberi pembatan papan saat pelajaran berlangsung. Beberapa tahun berjalan, kendala demi kendala dihadapi KH Masjkur, tak banyak yang menerima nama Misbahul Wathan ini. Walhasil KH Masjkur mengubahnya menjadi Nahdlatul Wathan atas arahan KH Wahab Chasbullah dan menjadi cabang dari Nahdlatul Wathan di Surabaya.

Sementara pada kesempatan yang sama, Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya Prof Abd A’la menambahkan bahwa uswah seperti ini harus dicontoh dari KH Masjkur untuk santri generasi milenial saat ini. Yakni tak pernah berhenti belajar dan dari guru manapun.

“Sejak dulu, Pesantren menjadi mercusuar lahirnya pemikir kritis dan Islam moderat, dan terbuka terhadap berbagai macam perbedaan, pesantren selalu menancapkan rasa cinta terhadap tanah air,” ungkapnya. (Ar/NU Online).

 

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account