Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Yudi Latif: Kita Tidak Butuh Formalisasi Agama

Published 06/08/2017 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Sumber: sumeks.co.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP), Yudi Latif menyampaikan bahwa kemunculan simbolisme keagamaan tidak selalu sejalan dengan spiritualitas suatu bangsa. Menurutnya, yang kita perlukan bukanlah formalisasi agama dalam bentuk simbol-simbol, melainkan misi keagamaan itu harus ditransformasikan ke dalam etika dan spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari. Inilah yang dinamakan dengan akhlak.

“Seberapa jauh visi keislaman kita bisa diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ini yang saya rasa perlu dikuatkan lagi. Indonesia ini harusnya berkeadaban Islam, sebagai bangsa yang diisi oleh mayoritas beragama Islam walaupun ada banyak agama lain,” ujarnya saat mengisi pengajian bulanan PP Muhammadiyah, di Auditorium KH. Ahmad Dahlan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jakarta, seperti dilansir suaramuhammadiyah.id, pada Sabtu (5/8).

Yudi Latif menjelaskan, bahwa pengaruh satu peradaban terhadap peradaban yang lainnya justru ditentukan seberapa kuat sains dan teknologinya, meski visi spiritualitas menentukan pertahanan suatu peradaban. Maka disinilah menurutnya persoalan pokok mengenai keislaman dan keindonesiaan.

“Kalau saja Indonesia sebagai negeri muslim terbesar di dunia punya kemampuan sains, teknologi, peradaban dan ekonomi yang kuat, seluruh konflik di dunia Islam bisa diselesaikan oleh orang Indonesia. Namun tekadang kita ini tidak realistis dalam berjuang dan sering kali tidak belajar dari sejarah bahwa imperium Islam di masa lalu pun tidak langsung membentuk pemerintahan Islam,” terangnya.

Sementara, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, KH Salahuddin Wahid yang juga menjadi pembicara dalam acara itu menyatakan bahwa umat Islam di Indonesia perlu untuk terus melakukan beragam cara mengejar ketertinggalan. “Kita sadar ketertinggalan kita itu sudah sangat luar biasa dibanding negara-negara lain, bahkan umat yan lain. Namun kita telah melakukan upaya yang luar biasa untuk mengejar ketertinggalan itu dan akan memberikan dampak yang sangat positif bagi kemajuan umat islam,” tuturnya. (Ar/Suara Muhammadiyah/Khittah).

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account