Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

PP Muhammadiyah: Kita Butuh Rekonstruksi Kebangsaan Penuh Makna

Published 30/04/2017 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Sumber: muhammadiyahjatim.com

Yogyakarta, LiputanIslam.com– Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyatakan, bahwa saat ini perlu adanya pandangan bersama untuk memecahkan persoalan bangsa sehingga tidak ada perpecahan di tengah masyarakat. Menurutnya, ancaman perpecahan atau disintegrasi bangsa ini akan menjadi nyata bila dibiarkan. Hal itu disampaikan Haedar di seminar nasional dan lokakarya yang digelar Ikatan Harkat Negeri (IHN) di University Club (UC), Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, pada Sabtu (29/4).

Haedar mengungkapkan,  sekarang ini kerap kita jumpai perbedaan yang menjadikan warga jadi terkotak-kotak. Oleh karena itulah, menurutnya, kita butuh langkah nyata dalam melakukan rekonstruksi kebangsaan yang penuh makna. “Rekonstruksi itu harus ada nilai yang bermakna, bukan sekedar langkah pragmatis saja,” ujarnya.

Hanya saja menurutnya, rekonstruksi tersebut akan sulit terwujud jika kita masih mengedepankan egoisnya masing-masing. “Jika egoisme sepihak yang dikedepankan, rekonstruksi kebangsaan ini sulit terealisasi. Ini memang tidak sederhana, di saat warga negara banyak yang tergerus egoisme tinggi,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Haedar juga menyampaikan bahwa ada 4 hal mendasar yang perlu menjadi renungan setiap elemen bangsa dalam upaya menyelesaikan permasalahan saat ini. Pertama, para pendiri bangsa  memiliki pondasi yang kuat dalam membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yaitu Pancasila.

“Di sana ada jiwa, pikiran, dan hasrat yang sedalam-dalamnya di mana pondasi negara diletakkan. Ini merupakan dasar nilai berbangsa dan bernegara yang harus dipahami termasuk untuk elit dan pemerintah,” tuturnya.

Kedua, cita-cita pendirian Indonesia yang menjadi tujuan berbangsa adalah menginginkan Indonesia yang merdeka, berdaulat, adil dan makmur. “Mungkin banyak yang melihat ini sebagai hal yang utopis semata, namun ini adalah cita-cita yang akan mengantarkan Indonesia ke depan,” lanjut Haedar.

Ketiga, visi dan misi pemerintahan negara Indonesia yang ditugaskan secara konstitusional di antaranya adalah untuk melindungi seluruh rakyat, mencerdaskan bangsa dan menciptakan kesejahteraan. “Namun sayangnya dalam proses penyelenggaraannya mereka sering lupa tentang ini,” imbuhnya.

Kemudian yang keempat, menurut Haedar, bahwa Indonesia memiliki modal berbangsa yang begitu besar baik dalam hal sejarah, juga kekayaan alam yang seharusnya mampu membuat Indonesia lebih maju dibandingkan saat ini. (Ar/Detik/Suara Muhammadiyah)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account