Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Buya Syafi’i Ajak Masyarakat Indonesia Terapkan Nilai-nilai Pancasila

Published 02/04/2017 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Sumber: mediaindonesia.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 1998-2005, Ahmad Syafii Maarif, atau akrab disapa Buya Syafii  mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mengamalkan Pancasila. Menurutnya, hingga kini nilai-nilai Pancasila belum terimplementasi dengan sempurna dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita. Hal itu ia sampaikan pada pidato orasi kebangsaan dalam acara ulang tahun Mizan Group ke-34, di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (30/3).

Menurutnya, masih banyaknya persoalan bangsa yang belum terselesaikan, merupakan bukti dari bahwa nilai-nilai Pancasila belum diterapkan dengan baik. “Indonesia sebagai bangsa belum menjadi, masih dalam proses menjadi. Persoalan integrasi nasional, persoalan daerah-daerah yang terluar yang berbatasan dengan negara lain itu juga masalah. Pendidikan kita juga belum merata di sini. Ini ada menterinya di sini. Kemudian agama, haji belum pernah beres. Ini banyak persoalan bangsa,” ujarnya.

Buya mengingatkan, hingga kini nilai-nilai Pancasila masih melangit di atas awan, belum membumi, belum terimplementasi dengan baik. Padahal Pancasila merupakan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Pancasila masih di atas awan tinggi. Keadilan kita belum tegak. Kesenjangan sosial kita ini tajam sekali,” tegasnya.

Buya juga menyoroti sila ke-5 Pancasila tentang ‘Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia’. Menurutnya, sila kelima itu sudah lama menjadi yatim piatu dan terpinggirkan.  “Yang jadi masalah Pancasila adalah sila ke-5, ‘Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia’. Itu belum menjadi pedoman membangun bangsa sejak kita merdeka, itu bacaan saya. Sila ke-5 itu sudah menjadi yatim-piatu sejak awal,” jelasnya.

Pernyataan Buya tersebut berdasarkan fakta ketimpangan ekonomi  Indonesia yang semakin tinggi. “Kesenjangan sosial kita tajam sekali, tajam, tajam sekali. Masak satu orang kaya di Indonesia menguasai 50 persen. Ini pengkhianatan kepada bangsa dan cita-cita kemerdekaan. Pak Jokowi sudah bicara kesenjangan, Sri Mulyani, JK tetapi kesenjangan masih berjalan,”  tegasnya.

Buya Syafii juga mengajak, sekaligus mengingatkan kepada seluruh  rakyat Indonesia untuk benar-benar menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena jika tidak, menurutnya hal itu hanya akan memperlebar kesenjangan sosial, dan sama saja dengan menggali kuburan sendiri.

“Kesenjangan masih begitu tajam dan ini kalau masih terus-menerus, saya khawatir bangsa ini sedang menggali kuburan masa depan. Yang penting, nilai-nilai pancasila dibawa turun ke bumi. Kalau tidak, pilar-pilar kebangsaan ini akan goyah,” tutupnya.  (Ar/Suara Muhammadiyah/Detik/Media Indonesia).

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account