Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

PBNU Minta Banser Kedepankan Nilai-nilai Peradaban

Published 29/03/2017 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Sumber: nu.or.id

Makassar, LiputanIslam.com– Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) meminta Barisan Ansor Serbaguna (Banser) untuk selalu mengedepankan nilai-nilai peradaban. Hal itu disampaikan Gus Yahya di  aula Balai Latihan Kerja Indonesia (BLKI) di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Selasa (28/3).

Menurutnya, mensyiarkan nilai-nilai peradaban itu sangat penting, baik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, maupun dalam kehidupan antar umat beragama. Dengan mengedepankan nilai-nilai agama, kita berkesempatan untuk terus memperbaiki kualitas diri hingga mendekatkan kita pada Allah Swt. “Dengan adanya peradaban, kita punya kesempatan memperbaiki kualitas hingga mendekatkan diri pada Tuhan,” ujarnya.

Gus Yahya mengingatkan, tanpa adanya peradaban, maka kerusakan akan selalu terjadi. Ia mencontohkan, kawasan Timur Tengah saat ini penuh dengan pertempuran yang menyebabkan banyak kerusakan, padahal masing-masing dari mereka disana mengatasnamakan Islam. “Tanpa ada peradaban, kerusakan akan selalu terjadi. Perhatikan. Semua kelompok bertempur di Timur Tengah mengatasnamakan Islam. Kenapa demikian?,” ungkapnya.

Ia menyampaikan bahwa dampak perang Syiria. Dalam kurun waktu lima tahun, 300 ribu orang mati. 80 persen atau sebanyak 240 ribu yang mati ialah orang-orang yang tidak ikut perang, terkena peluru tersasar, hingga pecahan bom. Lebih dari dua per tiganya anak-anak dan perempuan.

Gus Yahya juga mengingatkan, agar kita mengambil pelajaran dari apa yang terjadi di Syiria dan kawasan Timur Tengah lainnya. Ia juga mengajak umat Islam Indonesia untuk lebih mengedepankan nilai-nilai peradaban, Islam rahmatan lil alamin, Islam yang mengayomi seluruh umat manusia.

“Sebagai orang tua. Bagaimana jika anak kita sakit panas? Pasti sahabat-sahabat yang sudah punya anak akan bingung. Para mujahidin itu ngerti tidak sih? Punya anak tidak sih? Ibu-ibu ketakutan, berlarian menggendong anaknya akibat kerusakan (perang) mereka ciptakan? Maka saya katakan, peradaban itu penting dan berharga,” kata dia.

Ia mengungkapan, contoh nyata dari berharganya peradaban ialah corak Islam Nusantara. Karena Islam datang untuk menyempurnakan dan tidak untuk merusak, maka para wali dan dzuriyah nabi penyebar Islam di Indonesia tidak merusak yang ada, tapi memperbaiki. Menurutnya, Itulah satu alasan kenapa NU teguh merawat tradisi dan menghormati kearifan lokal sebagai bagian dari peradaban dan meminta warganya untuk tidak berhenti mensyiarkannya. (Ar/NU Online).

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account