Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Dokter dari Aceh Ini Temukan Teori Baru tentang Kanker Usus

Published 18/01/2017 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Aceh, LiputanIslam.com– Dokter Fauzi Yusuf SpPD, KGEH, FACG, FINASIM adalah dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) sekaligus dokter pada Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh. Ia menemukan teori baru mengenai penyakit kanker kolorektal.  Berbeda dengan hasil penelitian di luar negeri, Fauzi justru mengungkapkan penyakit kanker usus besar ini disebabkan hilangnya bakteri bifidobacterium.

Temuan baru ini dirangkum Fauzi dalam disertasinya yang dipertahankan dalam ujian promosi doktor di bidang ilmu kedokteran di depan Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Prof Runtung Sitepu dan promotor yang diketuai Prof Syafruddin Ilyas di Gedung Biro Pusat Administrasi USU, Medan, Kamis (5/1) pagi. Berdasarkan perbandingan penelitian terhadap dua kelompok orang, yakni 16 penderita kanker usus besar (kolorektal) dan 16 bukan penderita, ditemukan perbedaan pada kuman bifidobacterium.

“Ternyata pada penderita kanker kolorektal terjadi penurunan jumlah bakteri bifidobacteium. Ini merupakan ciri khas pasien kanker kolorektal di Indonesia. Sementara pada bukan penderita, bakteri atau kuman masih ditemukan,” kata Fauzi.

Fakta itu, menurutnya, mempetegas kalau kanker kolorektal muncul akibat menghilangnya kuman pada usus. Dijelaskannya, penyebab hilangnya kuman yang bisa menjadi imun pada saluran pencernaan itu karena faktor gaya konsumsi.

“Orang yang terlalu sering makan daging lebih rentan terserang kanker usus besar. Sebaliknya, kuman ini bisa dijaga dengan mengonsumsi makanan berserat, seperti brokoli, sereal atau gandum, yogurt, dan sebagainya,” beber Fauzi yang juga Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam (PAPDI) Cabang Aceh.

Kanker kolorektal merupakan kanker dengan ancaman kematian terbesar keempat di dunia. Angka insidensi kanker kolorektal di negara berkembang mencapai lima hingga sepuluh kali lebih besar. Di Indonesia, kanker ini penyebab utama kematian yang setiap tahun meningkat.

Direktorat Pelayanan Medik Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Perhimpunan Patologi Anatomi Indonesia melaporkan bahwa pasien kanker kolorektal di bawah usia 45 tahun sebanyak 47,85 persen, sementara pasien berusia di bawah 40 tahun sekira 36,75 persen.

Hasil penelitiannya ini diakui Fauzi berbeda dengan temuan para dokter di luar negeri. Penelitian luar negeri lebih berpendapat bahwa kanker kolorektal ini disebabkan infeksi. Namun, seiring berkembangnya ilmu kedokteran, muncul temuan kalau penyakit ini akibat ketidakseimbangan mikrobiota.

Fauzi yang penasaran terhadap kasus ini kemudian mendalami penelitian itu hingga akhirnya menemukan faktor kuman sebagai biang keladinya.

Sebelum mempresentasikan penelitian ini dalam bentuk disertasi, Fauzi sudah lebih dulu menyampaikannya dalam beberapa seminar. Di antaranya pada The 33 World Congress of Internal Medicine di Bali 2016, sehinga menyabet penghargaan proposal penelitian terbaik Pekan Ilmiah Nasional (PIN) Award Perhimpunan Ahli Penyalit Dalam Indonesia (PAPDI) di Palembang tahun 2015 maupun di Jakarta International GI Endescopy Symposium & Live Demonstration di Jakarta tahun 2016.

Rektor USU Prof Rungtung Sitepu menilai penelitian ini merupakan langkah maju bagi ilmu kedokteran, khususnya Sumatera. Ia memuji kerja keras Fauzi yang bisa menghasilkan penelitian bermutu di tengah kesibukkannya sebagai dosen dan dokter di Banda Aceh. (ra/ aceh.tribunnews.com)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account