Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

‘Pola Perekrutan Buruh Migran Seperti Cara Kerja MLM’

Published 28/11/2016 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

human-traffYogyakarta, LiputanIslam.com– Dosen Departemen Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Sri Wiyanti Eddyono, menyatakan bahwa kejahatan perdagangan manusia di Indonesia merupakan persoalan yang sangat serius. Menurut dia, penanganan kasus perdagangan manusia seringkali lambat.

Sri menilai, salah satu penyebabnya adalah aparat pemerintah desa di tempat terjadinya kasus perdagangan manusia mendukung praktek perdagangan manusia. Misalnya adanya pemalsuan umur buruh migran yang masih di bawah 18 tahun menjadi 21 tahun supaya bisa berangkat bekerja.

Selain itu, ia mengamati kasus perdagangan manusia banyak yang tidak tuntas dari sisi hukum. Sri merujuk pada data Kepolisian Republik Indonesia, terdapat 221 kasus perdagangan manusia yang diselidiki. Dari 221 kasus, hanya 165 kasus yang penuntutan secara hukum berjalan.

Sedangkan sisanya diduga selesai melalui proses mediasi. Sebagian kasus perdagangan manusia yang cukup diselesaikan melalui mediasi, kata dia menggambarkan penegak hukum mengabaikan sanksi dalam Undang-Undang Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Sri Wiyanti pernah melakukan riset pada 2009 untuk melihat cara kerja perekrut buruh migran yang berujung pada perdagangan manusia. Perekrut rata-rata mengajak orang-orang yang mereka kenal, misalnya saudara, kerabat, tetangga, dan teman. “Pola perekrutnya mirip cara kerja multi level marketing yang berujung pada penipuan,” kata Sri Wiyanti, Sabtu, 26 November 2016.

Menurut dia, pola prekrutan terhadap korban perdagangan masih sama dari tahun ke tahun. Jaringan sindikat perdagangan orang kerap menyasar anak di bawah umur 18 tahun. Anak-anak perempuan itu kemudian mendapatkan serangkaian ancaman atau intimidasi hingga eksploitasi seksual.

Peneliti Pusat Studi Gender, Perdamaian, dan Keamanan Monash University, Australia itu menegaskan perlu keseriusan dari pemerintah untuk membongkar sindikat perdagangan manusia. Sebab, kejahatan ini terus terulang. Dia mencontohkan banyaknya peti mati berisi jenazah buruh migran yang dikirim ke Indonesia. (ra/tempo)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account