Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Sekolah Sehari Penuh, Merampas Interaksi Anak-Orang Tua

Published 09/08/2016 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

sekolah3Oleh: Hasanudin Abdurakhman*

Anak-anak lebih baik sehari penuh di sekolah. Orang tua mereka sibuk, tidak ada waktu untuk mereka. Jadi lebih baik anak-anak disibukkan di sekolah, mereka baru pulang ketika orang tua pulang kerja.

Itu adalah gagasan Mendikbud soal pendidikan. Saya jadi berpikir, ini Menteri Pendidikan atau Menteri Perindustrian?

Gambaran tentang orang tua yang sangat sibuk adalah gambaran di kota besar dengan segala kemacetannya. Di daerah orang hidup lebih santai. Apalagi di pedesaan, petani tidak bekerja sampai malam. Sepertinya menteri ini lupa bahwa 70 persen lebih masyarakat kita tinggal di desa.

Tapi terlepas dari soal itu, pendidikan seharusnya memperbanyak interaksi antara anak dengan orang tua, bukan menghilangkannya. Hanya karena kita menyekolahkan anak, tidak berarti tanggung jawab mendidik anak gugur.

Kalau orang tua sibuk, mereka harus didorong untuk menyisihkan waktu, bukan malah membiarkan mereka jauh dari anak-anak.

Rasanya tidak perlu lagi saya jabarkan argumen soal pentingnya interaksi dengan anak. Kalau masih ada yang meragukan hal itu, sebaiknya mereka punya anak dari tabung saja, pakai mesin-mesin pembiakan.

Anak dikandung oleh ibunya, dalam perlindungan ayahnya, kemudian diasuh oleh keduanya, bersama anggota keluarga yang lain. Itu sistem yang alami.

Bagi saya, anak harus tumbuh dalam interaksi yang dekat dengan orang tua. Makanya saya mengkampanyekan konsep orang tua adalah guru bagi anak-anak mereka.

Meski sibuk dengan urusan pekerjaan, saya tetap menyisihkan waktu untuk mendampingi anak-anak belajar. Baik saat pulang kerja maupun akhir pekan.

Pada saat saya pulang, anak-anak sudah cukup istirahat, siap berinteraksi dengan saya. Bayangkan kalau gagasan menteri tadi dilaksanakan, kami pulang ke rumah, anak-anak lelah, langsung tidur. Kapan berinteraksi dengan keluarga?

Bagi saya pendidikan bukan sekedar soal berapa lama anak di sekolah, tapi soal bagaimana sekolah membentuk karakter mereka.

Sekolah kita bagi saya sudah sampai pada level yang sangat mengerikan. Sekolah sudah jadi gudang pelajaran, dengan materi pelajaran bertumpuk tinggi, menyita ruang interaksi dan kebebasan anak.

Sekolah yang itupun masih akan ditambah lagi dengan berbagai jenis les dan pelajaran agama, seperti gagasan Pak Menteri. Ini sekolah atau pabrik? (liputanislam.com)

*Doktor di bidang fisika terapan dari Tohoku University, Jepang, disalin dari Kompas, 8 Agustus 2016.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Opini

Perang Opini di Dunia, Israel Kalah Telak Melawan Palestina

By Muhammad
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account