Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Coast Guard Tiongkok Lindungi Kapal Pencuri Ikan, Menteri Susi Berang

Published 21/03/2016 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

menteri susiJakarta, LiputanIslam.com — Kementerian Luar Negeri (Kemlu) secara resmi melayangkan protes kepada pemerintah China terkait aksi coast guard mereka yang menghalangi upaya penangkapan kapal pencuri ikan. Kemlu protes berdasarkan aduan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang berang dengan upaya ‘perlindungan’ tersebut.

Dalam jumpa pers di rumah dinasnya, Minggu (20/3/206), Susi menjelaskan detail peristiwa tersebut. Berikut kronologinya:

Sabtu (19/3) pukul 14.15 WIB

Kapal Hiu 11 milik Ditjen Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan sedang patroli di perairan Natuna, Kepulauan Riau. Di sana, mereka memergoki kapal China, Kway Fey 10078, di perairan Natuna, tepatnya di koordinat 05 05,866’N. 109 07,046’E pada jarak 2,7 mil halauan 67, masuk zona ekonomi ekslusif Indonesia. Menurut Susi, itu adalah teritori Indonesia.

Kapal Hiu 11 lalu mengejar kapal China tersebut. Tembakan peringatan dilepaskan. Namun kapal Kway Fey 10078 berjalan cepat dengan manuver zigzag.

Pukul 15.00 WIB

Kapal berhasil dihentikan. Saat itu, posisi mereka berada di koordinat 05 07,490’N. 109 11,830’E. Tim penyidik KKP yakni, Puguh Widodo, Apyam Mey Kabarek, dan Ariyanto Lubis, turun ke kapal dan menangkap para ABK yang berjumlah 8. Mereka kemudian dibawa ke Hiu 11. Langkah selanjutnya adalah membawa kapal Kway Fey 10078 ke darat.

Di tengah upaya penyidik KKP membawa kapal pencuri ikan tersebut, datang kapal milik coast guard China. Mereka menabrak kapal Kway Fey 10078 dengan kecepatan 25 knot. Diduga, mereka sengaja menabrak kapal tersebut supaya tidak ditenggelamkan. Tak lama berselang, datang lagi kapal coast guard China dengan bobot yang lebih besar. Kapal Hiu 11 pun memilih mundur. Hingga dinihari, posisi kapal pencuri ikan berada di koordinat 04 09,942’N. 108 34,824’E.

“Kejadiannya di batas masuk tapi sudah di ZEE, mau melewati batas masuk ditabrak, supaya tidak bisa ditarik,” jelas Susi.

Para ABK China kini berada di Pulau Tiga Natuna untuk proses penyidikan lebih lanjut. Seluruh awak kapal KKP selamat.

Minggu (20/3)

Susi menggelar jumpa pers. Dia mengajukan protes lewat Kementerian Luar Negeri. Susi menilai, apa yang dilakukan coast guard China sudah melanggar kedaulatan wilayah.

“Tidak boleh seperti itu. Karena seharusnya pemerintah tidak berada di belakang IUU fishing. Kita sangat menghormati negara besar seperti Tiongkok, akan tetapi seyogyanya negara Tiongkok juga bisa menghargai bahwa Indonesia sekarang, sekarang melakukan perang terhadap IUU fishing,” tutur Susi.

Senin (21/3)

Protes Menteri Susi langsung ditindaklanjuti Menlu Retno Marsudi. Siang ini, Kuasa Usaha Kedutaan Besar Tiongkok Sun Wede dipanggil oleh Kemlu. Retno LP Marsudi menyampaikan, Indonesia menyampaikan protes keras dan beberapa nota pelanggaran yang dilakukan coast guard Tiongkok. Nota keras itu antara lain, coast guard Tiongkok telah melakukan pelanggaran terhadap hak berdaulat dan yuridiksi Indonesia.

“Kami menyampaikan protes keras kepada Pemerintah Tiongkok terkait coast guardnya yang telah melanggar hak berdaulat dan yuridiksi Indonesia di ZEE dan landas kontinen,” kata Retno.

“Pelanggaran yang dilakukan oleh coast guard Tiongkok terhadap penegakan hukum di Indonesia serta pelanggaran juga dilakukan oleh coast guard Tiongkok terhadap kedaulatan laut Indonesia,” lanjutnya.

Tanggapan Kedutaan Besar Tiongkok

Kedutaan Besar China di Indonesia sudah mendapat laporan terkait penangkapan 8 anak buah kapal (ABK) Kway Fey 10078. Dalam penjelasan tertulis, Kedubes Tiongkok menegaskan, kejadian itu berlangsung di wilayah perairan perikanan tradisional Tiongkok. Pihak coast guard China kemudian mendesak agar para ABK dibebaskan.  Berikut tanggapan selengkapnya:

Tanggapan Juru Bicara Kedutaan RRT mengenai penangkapan anak buah kapal ikan Tiongkok oleh pihak Indonesia.

Pihak Tiongkok sudah mengetahui laporan bersangkutan. Tempat kejadian berada di perairan perikanan tradisional Tiongkok. Kapal ikan Tiongkok dikejar oleh kapal bersenjata Indonesia waktu beroperasi normal. Delapan anak buah kapal Tiongkok ditangkap oleh pihak Indonesia. Segara setelah menerima informasi tersebut, pihak TiongkoK langsung mendesak pihak Indonesia agar membebaskan ABK Tiongkok dan menjamin keamanan mereka.

Pihak Tiongkok mengharapkan pihak Indonesia menangani isu terkait secara seksama mengingat hubungan bilateral yang mesra antara Tiongkok dan Indonesia pada saat ini. Dalam hal beda pendapat di bidang perikanan, diharapkan kedua pihak dapat mengadakan komunikasi melalui jalur diplomat. (ba/detik.com)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account