Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Pengakuan Politisi AS: yang Kami Dukung Bukan “Kelompok Moderat”

Published 31/12/2015 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE
Foto Sangkar manusia di jalanan Suriah

LiputanIslam.com — Tulsi Gabbard, politisi Amerika Serikat yang berasal dari Partai Demokrat secara terbuka mengecam pemerintah, atas dukungannya terhadap kelompok-kelompok ekstremis di Suriah. Melalui akun Facebook resminya, Gabbard menuliskan catatan bahwa kelompok yang didukung AS bukanlah kelompok moderat.

Hal ini tentu menjadi angin segar, mengingat pemerintah dan media AS selama ini menyebarkan propaganda bahwa mereka tengah berusaha menggulingkan Presiden Suriah Bashar al-Assad yang disebut diktator dengan mempersenjatai “pejuang kebebasan”, atau “kelompok moderat”.

Baca juga: Pemimpin Jaysh al-Islam Tewas Digempur Pasukan Rusia

Berikut ini, catatan selengkapnya:

Tewasnya salah satu komandan dari teroris “Army of Islam/ Jaysh al-Islam/ Tentara Islam” di Suriah, merupakan sebuah titik terang, yang akan membuka fakta. “Kelompok moderat”, begitulah sebutan dari AS, Arab Saudi, Turki dan sekutunya. Dan tentu saja, “kelompok moderat” ini telah dipersenjatai dan dilatih untuk menggulingkan pemerintahan Suriah yang dipimpin Assad.

Komandan itu berama Zahran Alloush, yang tewas pada tanggal 25 Desember oleh serangan jet tempur di Damaskus. Tewasnya Alloush membuat semuanya menjadi jelas. Kelompok yang didukung dan dipersenjatai oleh AS bukanlah kelompok moderat.

Tulsi_Gabbard,_official_portrait,_113th_CongressAlloush, yang berumur 40-an tahun, telah lama diketahui didukung oleh Arab Saudi dan Turki. Ia adalah salah satu komandan pemberontak yang sangat berpengaruh, mengatur ribuan anggotanya yang mengontrol wilayah Damaskus (dari Ghouta Timur dan Duma). Selain memerangi tentara Suriah, kelompok “Army of Islam” juga memerangi kelompok teroris ISIS yang bercokol di Damaskus.

Mantan narapidana ini, awalnya telah dibebaskan dari penjara atas amnesti yang diberikan oleh Assad. Alloush bergabung dengan kelompok bersenjata sejak Arab Spring meletus di Suriah pada Maret 2011. Bukannya membela negara – atau setidaknya bersikap baik setelah mendapatkan amnesti, Alloush malah menjadi komandan pasukan pemberontak.

Ia dikecam, disebut telah mempraktekkan hal-hal brutal yang biasa dilakukan oleh ISIS. Ia disalahkan oleh kelompok pemberontak lainnya pada Desember 2013, atas hilangnya beberapa aktivis, termasuk aktivis hak asasi manusia Razan Zaytouni. Ia membantah telah menahan para aktivis ini, kendatipun mereka semua diculik ketika berada di bawah kontrol “Army of Islam”.

Pada awal tahun 2015, ketika Angkatan Udara (AU) Suriah menggempur daerah pinggiran Damaskus, Alloush memaksa penduduk Alawi setempat untuk masuk ke dalam sangkar. Lalu sangkar ini ditempatkan di tempat-tempat umum dan pasar, sebagai tameng manusia. Dengan begitu, AU Suriah urung menggempur posisi mereka.

Sangkar-sangkar besi yang mengurung pria dan wanita ini juga ditempatkan di truk-truk yang berkeliaran di sekitar Damaskus.

Kelompok-kelompok ekstremis di Suriah seperti Army of Islam, Jabhat al-Nusra, dan lainnya, memiliki prioritas untuk menggulingkan Assad. Mereka pula, yang memerangi AS. Namun kita menempatkan diri dalam posisi yang absurd dan kontra-produktif. Kita mempersenjatai, membiayai, dan mendukung kelompok-kelompok ekstremis ini. Bukankah mereka adalah musuh kita? Bukankah itu berarti bahwa pada akhirnya, kita telah memperkuat musuh kita sendiri?

Solusinya: hentikan perang ilegal dan kontra-produktif yang bertujuan menggulingkan Assad ini. Lebih baik fokus untuk memerangi organisasi ekstremis dan siapapun yang tetap memerangi masyarakat Barat. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account