Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Waspada, Ada Ancaman Perang Proxy di Indonesia

Published 21/12/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

nkriJakarta, LiputanIslam.com — Indonesia berada dalam ancaman perang proxy. Peringatan itu disampaikan oleh banyak pihak, termasuk Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Gatot memprediksi konflik negara-negara akan bergeser dari kawasan Timur Tengah ke ekuator, termasuk Indonesia yang berada di jantung khatulistiwa.

Perang proxy merupakan pertarungan antarnegara melalui kaki tangan. Dalam perang ini, negara-negara tak berhadap-hadapan secara langsung. Perang ini memanfaatkan perselisihan eksternal atau pihak ketiga untuk menyerang kepentingan dan kepemilikan teritorial negara.

Presidium Forum Alumni Aktivis Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia Dony Lumingas menyatakan perang proxy merupakan perpanjangan tangan dari kapitalisme –penjarahan oleh negara-negara yang haus kekayaan alam.

Baca juga: Radikalisme Menguat, Toleransi Menurun di Indonesia

“Kapitalisme tidak pernah mati. Dia hanya bermetamorfosis pada setiap waktu dan kesempatan. Perang proxy adalah cara lain untuk melanggengkan kapitalisme,” ujar Dony di Jakarta.

Menurut Dony, modus masuknya proxy selalu didahului oleh pengemukaan isu seperti globalisasi, terorisme, serta berbagai bentuk wacana ancaman krisis lainnya. Hal itu selanjutnya diperkuat dengan pembentukan pola pikir.

Kapitalisme, kata Dony, kerap meninabobokan masyarakat dengan ketersediaan fasilitas, namun tanpa pernah menjadikan masyarakat berperan sebagai pemiliknya.

“Dengan adanya serangan melalui pemikiran, proxy ini berperan melalui para elite pengambil kebijakan. Modus perang proxy bisa saja terjadi dalam bentuk intervensi pembuatan undang-undang dan regulasi,” kata Dony.

Baca juga: FPI Masuk Purwakarta, Rusuh!

Berkaca pada Tiongkok, Dony menilai Negeri Tirai Bambu itu punya pondasi kokoh dan hampir tak tergoyahkan ketika memutuskan untuk membuka diri terhadap masuknya investor asing. Sementara Indonesia dalam hal ini dinilai masih dibuat ribut mengotak-atik peraturannya sendiri ketika terlanjur diserbu investasi asing.

“Bukan berarti kita harus anti-asing. Tapi seharusnya kita belajar dari Tiongkok. Internal dipersiapkan, regulasi dimantapkan, barulah kita membuka diri,” kata Dony.

Motif dari perang proxy saat ini, ujar pakar militer Universitas Pertahanan Yono Reksodiprojo, menyasar ranah ekonomi, politik, sosial, dan budaya.

Menurut Yono, perang proxy sesungguhnya telah dipraktikkan kepada Indonesia sejak zaman penjajahan. Ia memberi contoh bagaimana kala itu Belanda memanfaatkan Tentara Kerajaan Hindia Belanda atau KNIL sebagai proxy mereka. (ba/CNN Indonesia)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account